soal DNA ini ya, dulu di askfm ada yang posting hal lucu, katanya gini:
manusia menjadi kanibal ketika memakan pisang karena 41-60% DNA pisang mirip dengan manusia. memanggil manusia lain dengan sebutan anjing adalah tepat karena 80-84% DNA anjing mirip dengan manusia. memakan ayam juga kanibalisme, karena 60% DNA ayam mirip dengan manusia.
tapi bener gasehh?
benar, tiap makhluk di bumi punya DNA dan saling terhubung. itu penanda kalo kita semua berasal dari satu titik yang sama di sejarah kehidupan, walau bentuknya sekarang berbeda-beda.
tapi kemiripan DNA bukan berarti A adalah B. bukan berarti lebih dari setengah tubuhmu adalah pisang, sementara setengah lainnya anjing dan ayam.
ga gitu cara kerjanya.
yang perlu dipahami, angka kemiripan DNA itu menghitung seberapa banyak urutan gen yang sama, bukan seberapa mirip dua makhluk itu secara keseluruhan.
dan gen yang sama itu bisa punya fungsi yang sangat berbeda di tubuh yang berbeda.
gitu juga dengan kucing. walau 95.6% DNA kucing rumahan mirip dengan harimau siberia, kucing rumahan ga serta merta jadi harimau dalam bentuk kicik.
selisih 4.4% itulah yang bikin mereka berbeda dan bikin kucing rumahan tetap jadi kucing rumahan, sementara harimau siberia tetap jadi harimau siberia, dengan ukuran tubuh, kekuatan, perilaku berburu, dan insting yang sangat berbeda.
dan biar lebih kerasa skalanya, manusia dan simpanse itu berbagi 98.7% DNA. hampir identik di atas kertas. tapi ga ada yang bilang simpanse adalah manusia yang belum selesai, atau manusia adalah simpanse yang kebetulan bisa ngomong.
karena selisih 1.3% itu yang bikin kita berbeda sepenuhnya.
jadi kesimpulan bahwa besaran kemiripan DNA otomatis berarti dua makhluk itu serupa, itu ga tepat kalo kita mengabaikan apa yang ada di selisihnya.
justru di selisih yang kecil itulah letak perbedaan yang paling menentukan.
Ada yang dari pagi sampai sekarang masih sibuk scroll2in timeline buat lihat keseruan juara Arsenal dan like-likein tiap postingan soal Arsenal? Ada yang ngerasa hari ini semuanya berasa Arsenal only in our mind? Kita sama.