@ArRachmanGold@Mdy_Asmara1701@prabowo Kalo bunyinya sekali kali alias tot tot wuk wulk bukan terusan nguing nguing artinya nggak urgent nggak serius, nggak usah dikasih jalan.
@kompascom Minta didampingi staff kedutaan itu fasilitas negara dan menggunakan anggaran kedutaan, jangan bohongin masyarakat kalo nggak pake satu rupiahpun uang negara.
@SumoBudi@TeddGus@prabowo@gibran_tweet Ya bener harus ada… baca aturannya tapi memang gitu kok. Cukup alasan tindakan yang merugikan kepentingan negara dan masyarakat. Prosesnya yang tidak mudah. DPR mengajukan ke MK dan MK menyetujui. Kalo baik2 aja, nggak akan jadi.
@Buluck84@TeddGus@prabowo@gibran_tweet syarat pemakzulan:
‘3. Penyalahgunaan kekuasaan: Presiden dapat dimakzulkan jika melakukan penyalahgunaan kekuasaan atau tindakan lain yang merugikan kepentingan negara dan masyarakat.’
Nggak perlu pelanggaran hukum. Berlaku juga utk wapres. Sepanjang DPR mau dan MK setuju
@nurcahyonoedy6@TeddGus@prabowo@gibran_tweet Iya tapi nggak harus pelanggaran hukum. Jadi bapak2 itu mengajukan pemakzulan dengan alasannya. Kalo DPR terima bisa lanjut, kalo ga terima ya selesai.
@dinossorry Itu mah bukan patriarch, kesannya jadi normal normal aja begitu. Patriarch itu biasanya kepemilikan dan inisiatif/keputusan keluarga dari pihak lelaki. Nah, yang disampaikan diutas itu kemalasan dan ketidakpedulian.
@txtfromjogja Yang belok kanan ada di jalur yang salah, harusnya dia ambil belokannya ditengah2 jalan bukan ditepi kanan jalan. Dia buru2 belok ambil jalur kanan krn nggak mau kasih jalan malas berhenti.