Setelah membaca utas bang @zoelfick ini, saya ingin beropini mengapa budiman bisa se emosi itu.
Budiman sudah tidak mampu lagi membantah realita lapangan yang ternyata jauh dari orasi-orasi yang digaungkan oleh seluruh pejabat pemerintah pusat.
Budiman ingin sekali terlihat “savage” didepan para mahasiswa. Namun seluruh pertanyaan mahasiswa yang dilandasi oleh realita membuat emosi budiman memuncak karena seluruh pertanyaan mahasiswa tidak ada yang sesuai dengan ekspektasi budiman.
Dan akhirnya senjata terakhir budiman tentu saja yang sudah kita ketahui bersama, dipenjara tahun 98 dan merasa dirinya yang paling berjasa di era reformasi.
Bloomberg > Indonesia faces a crucial test this month when MSCI Inc. decides whether to follow through with a downgrade, with investors already questioning the resilience of the world’s worst-performing equity market.
Should the index compiler reclassify Indonesia as a frontier market, instead of emerging, some analysts say global funds could withdraw as much as $13 billion in outflows. It would also further pressure the benchmark Jakarta Composite Index, which has fallen nearly 31% this year on worries about the decision coupled with concerns over economic management under President Prabowo Subianto.
Demo kemaren jujur lebih intimate dan jelas
Pure orang2 resah, mahasiswa & ojol.
gak banyak noise, gak ada yang ngonten joged tiktokan, gak ada impostor, gak ada tukang dimsum salah rekam orang rasis, gak ada influenser sok pahlawan curi panggung
Kalo begini kan lbh enak diliat
Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan mengungkapkan Bundaran HI dipilih karena mahasiswa tak lagi percaya dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) maupun pemerintah.
Penundaan dalam pencairan itu biasanya ada dimasa awal2 trouble. Kalo tidak segera ditanggapi, hari penundaan akan semakin besar.
Yg paling penting adalah trigger panic momentnya dan moment ini sangat sulit diketahui.
Jadi kita yg punya investasi disektor apapun, harus selalu manage resiko walau ada potensi kehilangan future gain.
Menjaga modal adalah nomor utama sebelom memikirkan potensi keuntungan.
Saying that the protest is unnecessary because the market and rupiah are making a rebound is like saying you can cancel your dentist appointment because the painkillers stopped your toothache. The symptom improved, not necessarily the problem.
Jangan nyinyir sama pendemo.
THR, upah minimum, hak lembur, sampai Reformasi 1998 yang membuka jalan demokrasi hari ini. Semuanya lahir dari orang-orang yang berani bersuara dan turun ke jalan.
Indonesia was once seen as a darling of investors. But fears of corruption and policy missteps are raising concerns about the country’s economic future
https://t.co/Himk6JYfLr
@txtdrimedia sedihnya tuh pas orang udah di titik "gua siap mati" bukan karena ga sayang hidup, tp karena ngerasa hidupnya udah terlalu berat buat diperjuangin sendirian.
sehat-sehat terus pak, semoga suara bapak dan jutaan orang lain yg senasib beneran didengar. 🥹
Demo di Bundaran HI ini unik, karena biasanya demo ke lembaga pemerintahan tertentu
Tapi bundaran HI itu sumber traffic: masyarakt dan sosial media
peluang media ngeliput naik
peluang sosmed divideoin orang juga naik
orang aware-> tujuan demo terpenuhi dengan cara baru
- Kerusakan negara sekarang itu snowball effect dari Jokowi
- Yang jadiin Prabowo Presiden itu Jokowi juga
Ga ada mending mendingan, jangan pilih dua duanya
Bayangin bapaknya jadi gub BI lalu kebijakan macro prudential dan suku bunga dibocorin sama anaknya di telegram, tiktok live, dan IG story
Perilaku frontier market
@sociotalker exactly, mentri itu cuma tangan. percuma jago dan tau solusi kalo ujung2nya harus ngikutin kepala, ga nurut sm kepala ya bakal dipotong dan diganti lgi
Negara religius adalah sarang paling nyaman bagi pejabat inkompeten dan korup. Saat krisis melanda, masyarakatnya hanya akan berdo'a. Sementara si pejabat dan keluarganya bisa lari dgn nyaman ke luar negeri.
Berdo'alah sampai mulut kalian kering