🪡VTUBER LIVE2D ART GIVEAWAY 🪡
❀ Female Vtubers only
Please check images below to participate.
The winner will chosen randomly with spinning wheel on JULY 10th 2026.
Good luck everyone!
Feel free to ask me on dm if you have any questions :3
#vtuber#giveaway#l2d
Sejujurnya gue gak tau ini tulisan akan mengarah ke mana, hanya pikiran random jam 2 pagi setelah melihat demo seharian tadi. If you have time silakan baca or feel free to skip.
Gue tumbuh besar di lingkungan yang sekitarnya penuh dengan kemiskinan. Gue sendiri berasal dari keluar yang biasa-biasa saja, mungkin hanya sedikit lebih beruntung dari yang lain.
Orang-orang hidup dengan serba kekurangan. Boro-boro punya tabungan atau rencana masa depan, besok pun belum tau gimana caranya dapetin makan. Segala macam cara dilakukan untuk bisa dapat uang tambahan.
Dulu kalo pagi suka ada tetangga nenek-nenek, namanya Romlah, sering datang ke rumah bawa jualan kayak jajanan kue atau gorengan, kalo siang ke sore dia lanjut pergi ke sawah. Beliau rajin banget, tapi anak-anaknya pun tetap harus putus sekolah.
Ada juga ibu-ibu tetangga yang buka jasa cuci baju, namanya Bu Sop. Orang di kampung gak punya mesin cuci jadi nyucinya masih dikucek sendiri manual. Beliau meninggal dunia karena penyakit kronis dan tidak punya biaya untuk rutin berobat.
Pengangguran ada banyak, yang putus sekolah banyak, yang sampai ke perguruan tinggi cuma sedikit sekali. Semuanya terhambat masalah ekonomi. Semuanya terjebak dalam kemiskinan struktural.
Yang hidupnya nyaman dan berkecukupan bisa dihitung jari. Gue termasuk yang berkecukupan, tapi tetap ga bisa seenak jidat minta macem-macem ke orang tua. Kalo pengen sesuatu biasanya harus nabung uang jajan sekolah dan beli sendiri.
Gue udah gak tinggal di lingkungan tersebut, tapi sampe sekarang gue selalu ingat betapa susahnya kehidupan orang-orang di sekitar gue dulu.
Sekeras apapun mereka berusaha dan bekerja mereka gak akan bisa keluar dari kemiskinan tersebut. Entah karena keterbatasan ilmu, kemampuan, atau akses ke informasi dan kesempatan.
Mereka gak punya kemampuan untuk mengubah nasib atau memperbaiki kehidupan. Mereka gak tau musti ngapain. Mereka cuma bisa pasrah. Mereka gak peduli siapa yang jadi pemimpin karena buat mereka, siapapun pemimpinnya toh hidup mereka ya begitu-begitu aja.
Di setiap masa pemilu, siapa yang bisa ngasih imbalan itulah yang akan dipilih. Mereka gak punya pilihan lain selain menerima.
Mereka adalah golongan yang rentan dimanipulasi dan dimanfaatkan.
Memang zaman sekarang orang sudah punya smartphone bahkan di daerah. Tapi teknologi tersebut tidak seimbang dengan kemampuan memilah informasi dan berpikir kritis. Belum lagi banyaknya media yang dikontrol, disensor, dan buzzer di mana-mana.
Kita, yang punya akses ke pendidikan yang lebih baik, yang mampu berpikir kritis, yang mengerti apa yang sedang terjadi di atas sana, yang bisa melihat kebohongan dan tipu muslihat, adalah wakil mereka.
Suara kita adalah suara mereka.
Perjalanan mungkin masih panjang, kita mungkin masih butuh banyak belajar, tapi gapapa pelan-pelan aja. Gue tau sangat mudah untuk merasa frustrasi dan putus asa di situasi seperti ini, tapi kita gak bisa buang harapan.
Bareng-bareng yok.
----------
Even if I have to die, I will use the only voice I have to make some noise.
Kakak-kakak, inilah yang dinamakan DARVO, respons manipulatif yang sering digunakan oleh pelaku saat dihadapkan pada tuduhan.
Mula-mula ia menyangkal (deny) atas kesalahan yang dilakukan. Kemudian ia menyerang kredibilitas korban (attack). Ia bilang, "Kita kan berteman dan sempat dekat bla bla bla."
Tujuannya jelas, agar publik mempertanyakan dan mulai ragu.
Selanjutnya, ia berusaha membalik keadaan (reverse) seakan-akan ialah yang jadi korban.
----
Dalam hal ini sikap saya tetap dan jelas: saya berpihak pada korban.
ART COMMISSION OPEN
❤ & 🔁 are appreciate!!🫶
I'm opening my commission for locals and international! (人•͈ᴗ•͈)
Please kindly mention me after u knock my DM📩
#artcommission#commissionopen#zonauang#artidn
GUYS TOLONG BANTUAN YA UNTUK RT🙏
Mohon konfirmasi sepupu saya @KAI121 atas nama tersebut. Keluarga saya sedang menunggu distasiun bekasi timur terimakasih
Animators on The Legend of Aang: The Last Airbender movie that has been leaked have spoken out about the ordeal online
“Please support the actual release as well so we can make more movies”
Ini sebabnya aku gak nonton leaknya guys.
Aku sudah lama kerja di industri kreatif dan tau persis betapa para artist bekerja sangat keras untuk karyanya. Makanya pas tau filmnya keleak gini it broke my heart too😭
Ntar kalau rilis di bioskop aku pasti akan nonton!
Let me fill you on the Avatar the last Airbender issue
- Hundreds of artists worked all through even with the constant fear of losing their jobs
- people were excited because it was going to be on the big screen
- Production is done
- Paramount says nahh guys we are putting on our streaming platform instead
- people filed petitions,…crickets
- In the last 48 hours, an hacker group leaked the whole movie for free
- millions of people have watched it
- the videos have been taken down from X, but people are sharing links to download
- it is everywhere!!!!!
- the only way to come back is for Paramount to release this on the big screen or lose out big time
- it’s so sad to see people’s work just dumped online with no respect to creators, the corporations are evil but please the Animators that worked on this deserve a chance for their work to be shown properly.
#avatar #movie #avatarthelastairbender
It's genuinely disheartening to see the use of AI recently in idv contents. For years i've took alot of inspiration from this game beautiful human made creations, and to see them suddenly turn around to use AI is a big dissapointment. I hope something can be changed for this.