Giva UI: "banyak teman-teman kami tidak melakukan daftar ulang krn keterbatasan ekonomi"
MC: "oke yayayayaya"
lanjut Giva: "menurut bapak mana lebih penting, pengembangan pendidikan atau MBG"
Wamendagri : "jawabannya jelas, pendidikan penting & MBG harus dikoreksi. cukup ya"
bener-bener bagi mereka MBG harga mati
⚠️ KAMI MOHON ATENSI ⚠️
Ternyata, banyak Kepala SPPG yang hendak resign namun dihalang-halangi oleh pihak mitra / yayasan / pemilik SPPG. Lebih dari dihalang-halangi, bahkan ada yang sampai diancam kekerasan fisik, atau dibunuh.
Kami menuntut agar call center BKN dan BGN untuk cepat tanggap setiap kali menerima panggilan dari Kepala SPPG yang hendak berkonsultasi perihal pengunduran diri.
Tolong bantu kami sebarluaskan dugaan atau isu ini agar bisa diinvestigasi dan diliput oleh media arus utama. 🙏🏻
Kami tegaskan, kami membuka posko pelaporan untuk Kepala-Kepala SPPG yang memutuskan untuk mengundurkan diri namun mengalami nasib yang sama dan/atau menghadapi isu ini.
Terima kasih.
⚠️ KAMI MOHON ATENSI ⚠️
Ternyata, banyak Kepala SPPG yang hendak resign namun dihalang-halangi oleh pihak mitra / yayasan / pemilik SPPG. Lebih dari dihalang-halangi, bahkan ada yang sampai diancam kekerasan fisik, atau dibunuh.
Kami menuntut agar call center BKN dan BGN untuk cepat tanggap setiap kali menerima panggilan dari Kepala SPPG yang hendak berkonsultasi perihal pengunduran diri.
Tolong bantu kami sebarluaskan dugaan atau isu ini agar bisa diinvestigasi dan diliput oleh media arus utama. 🙏🏻
Kami tegaskan, kami membuka posko pelaporan untuk Kepala-Kepala SPPG yang memutuskan untuk mengundurkan diri namun mengalami nasib yang sama dan/atau menghadapi isu ini.
Terima kasih.
BERITA KERACUNAN MBG DI PAPUA TIDAK AKAN VIRAL DAN TIDAK AKAN DIKUNJUNGI OLEH KEPALA BGN SUDARYONO SEPERTI KERACUNAN DI SEMARANG KEMAREN.
BAGI KEPALA BGN PAPUA TIDAK PENTING DI KUNJUNGI SEPERTI YANG BELIAU LAKUIN DI SEMARANG.
Buat teman-teman yang belum tidur, mari sejenak luapkan doa untuk saudara-saudara kita di ujung timur... 🤲🏻💔
Puluhan anak-anak & pelajar di Depapre, Kabupaten Jayapura (4/8) dilaporkan mengalami KERACUNAN usai menyantap program MBG. Korban dari usia dini hingga pelajar terus berdatangan ke Puskesmas Depapre.
Warga dan keluarga korban menuntut tegas Pemkab Jayapura untuk segera mengambil tindakan nyata demi menyelamatkan generasi kita.
Semoga anak-anak segera pulih dan kasus ini diusut tuntas! 😭🙏
Gelombang demo yg membesar agar rakyat juga tidak ikut demo, jadi semua media elektronik, tv, online, radio, medsos sudah diblok agar tidak tersebar luas ke masyarakat. Makanya dibuat sunyi. Demokrasi yg dipressure dan dibungkam, itu namanya pembohongan publik
Geng, ini data yang beneran mengkhawatirkan buat kelas menengah kita 😟
Survei Perbanas nunjukkin rata-rata saldo tabungan masyarakat sekarang jadi yang terendah dalam 7 tahun terakhir.
Yang bikin miris, penurunan paling parah justru di kelompok kecil (rekening di bawah Rp100 juta),sementara simpanan orang kaya (di atas Rp1 miliar) malah makin gede.
Fenomena ini disebut "makan tabungan": pendapatan naik dikit, tapi kebutuhan hidup naik lebih cepat.
Menkeu bilang ekonomi baik-baik saja, tapi data lapangan nunjukkin realita yang beda. Ini bukan soal siapa benar, tapi soal gimana kebijakan bisa lebih nyampe ke kelas menengah-bawah yang jadi motor konsumsi negara.
Saran konkretnya: subsidi yang tepat sasaran & berkelanjutan, bukan cuma pas musim politik doang, plus insentif biar UMKM & lapangan kerja baru bisa nambah pendapatan riil masyarakat.
Ekonomi kuat itu kalau daya beli rakyatnya kuat juga 🙏
Laporan analisis terbaru Harian Kompas melempar alarm ekonomi paling mengerikan tahun ini: Setelah fenomena "MANTAP" (Makan Tabungan), kini masyarakat kelas menengah-bawah meluncur ke fase "MATANG" (Makan Utang) hanya demi mencukupi kebutuhan perut sehari-hari.
Ketika Istana sibuk mengklaim "fundamental ekonomi bagus" & pertumbuhan di atas 5%, data OJK & Bank Indonesia per Mei 2026 justru membongkar kenyataan berdarah-darah di lapangan.
1. Pinjaman Konsumtif Meroket Rp160,7 Triliun.
Total saldo utang dari Pinjol (Pindar), Kartu Kredit, dan Paylater melonjak 26,4% (YoY) menembus Rp160,7 Triliun. Pinjol memegang porsi terbesar hingga Rp103 Triliun, sementara pembiayaan Paylater tumbuh paling liar mencapai 42,04%.
2. Pegadaian Kebanjiran Warga yang Gadai Barang.
Pembiayaan industri Pegadaian meledak 57,97% (YoY) menjadi Rp131,2 triliun, di mana 84% di antaranya adalah rakyat yang terpaksa menggadaikan barang berharga demi bertahan hidup.
3. Tsunami PHK Sektor Riil
Sebab utamanya dibeberkan oleh CELIOS (Nailul Huda): badai PHK sektor riil kian tak terkendali. Data Kemnaker per Juni 2026 mencatat korban PHK melonjak 23 kali lipat dalam sebulan (dari 829 orang di Mei menjadi 19.530 orang di Juni).
4. Konsumsi Semu Hasil Numpuk Cicilan
Guru Besar FEB Unand (Prof. Syarifuddin Karimi) menegaskan: tingginya angka belanja warga hari ini bukan karena pendapatan riil naik, melainkan ditopang utang berulang . Warga terjebak lingkaran setan cicilan yang siap meledak menjadi krisis kredit macet (NPL) dan pemicu kriminalitas sosial.
Inilah dampak nyata dari kebijakan fiskal ugal-ugalan: APBN dibakar ratusan triliun untuk proyek pemborosan non-produktif, sementara sektor riil dibiarkan sekarat, BBM dinaikkan, dan daya beli rakyat dihancurkan. Mengelola negara itu menggunakan rasio ekonomi riil, bukan modal omon-omon klaim statistik di atas kertas.
Video ; kompas tv
🚨 AKSI #DEMO di KEJAKSAAN AGUNG RI oleh Pimpinan Pusat Hima Persis.
📢 Tuntutan aksi:
• Sahkan UU Perampasan Aset.
• Evaluasi kinerja penegakan hukum.
• Berantas korupsi tanpa tebang pilih.
• Wujudkan transparansi dan akuntabilitas aparat penegak hukum.
• Tegakkan supremasi hukum secara adil bagi seluruh rakyat.