Dulu saya mikir, orang-orang dari kementerian itu kalo nanya yang penting-penting aja, tapi sekarang ini malah yang penting nanya. Jadi pertanyaannya kesana-kemari
nama belakang orang Inggris kalau diterjemahin ke bahasa Indonesia tuh sering jadi absurd banget, tapi sebenernya ada alasan historisnya yang menarik
sebelum abad ke-11, orang Inggris kebanyakan cuma punya satu nama.
Setelah invasi Norman tahun 1066, nama keluarga mulai berkembang, dan cara paling gampang waktu itu adalah ngambil nama dari pekerjaan, lokasi, atau ciri fisik orang tersebut
makanya lahirlah nama-nama kayak gini di dunia sepak bola Inggris:
๐ต Danny Drinkwater โ Minum Airkonon julukan untuk orang yang sangat miskin, sampai nggak mampu beli bir yang waktu itu jadi minuman sehari-hari. jadi ya... cuma minum air
๐ต Gareth Southgate โ Gerbang Selatannama dari lokasi, leluhurnya tinggal di dekat gerbang selatan kota atau desa
๐ต Jonathan Woodgate โ Gerbang Kayusama, lokasi gerbang yang terbuat dari kayu, biasanya di pinggiran hutan
๐ต Wayne Bridge โ Jembatanjuga nama dari lokasi leluhurnya tinggal di dekat jembatan. dan yang bikin makin absurd, dia adalah seorang bek kiri. orang yang namanya Jembatan, kerjanya nge-overlap naik turun sisi lapangan ๐
๐ต Peter Crouch โ Jongkok, dari ciri fisik postur tubuh yang membungkuk. ironis banget mengingat dia salah satu striker tertinggi dalam sejarah Premier League
๐ต Alan Shearer โ Pencukur Bulu Dombadari profesi leluhurnya kemungkinan besar peternak atau pekerja di industri wol
๐ต Robbie Fowler โ Peternak Unggas fowl = unggas, fowler = orang yang berburu atau beternak unggas. top scorer Liverpool, tapi aslinya dari keluarga peternakan ๐
๐ต Sol Campbell โ ini yang paling menarik bukan dari bahasa Inggris, tapi dari bahasa Gaelic Skotlandia "Cam Beul" โ yang artinya "mulut bengkok" ๐ julukan leluhurnya yang kemudian jadi nama keluarga turun-temurun
yang bikin nama-nama ini terasa lucu ke telinga kita sebenernya simpel, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia sama-sama banyak menggunakan kata pendek yang konkret dan literal. jadi waktu kita baca "Drinkwater", otak langsung auto-translate.
beda sama nama Jawa seperti Soekarno atau Widodo yang berakar dari bahasa Sansekerta, nggak ada yang tiba-tiba kebayang artinya secara harfiah.
jadi kalau kamu ngerasa nama orang Inggris kedengeran kayak kata benda random... ya memang itu asal-usulnya โ๏ธ
Justru yang problematik adalah narasi bahwa ada jalan pintas menjadi negara maju melalui eksploitasi sumber daya alam.
Ini yang menjadi alasan kita deindustrialisasi prematur selama 3 dekade.
Itu yang menjadi alasan sektor jasa informal menjamur sedangkan manfaat dari ekspor sumber daya alam hanya terkonsentrasi di beberapa kelompok tertentu.
Untuk yang masih percaya suatu negara bisa maju tanpa industrialisasi:
Simpel aja, negara apa yang bisa maju hanya dari sektor jasa? Semua negara itu pasti melewati fase industrialisasi. Dan industrialisasi ini justru makin penting ke depannya di saat jasa yang diperdagangkan makin tergantikan oleh AI. Bahkan India yang dulu model pertumbuhannya terkenal dengan jasa tradableโcall center dll sekarang makin mendorong manufaktur.
Menganggap bahwa kita ga bisa industrialisasi lagi karena udah jauh tertinggal itu argumen defeatist-kalahisme. Sejak 2023, rasio manufaktur terhadap PDB kita justru makin meningkat. Vietnam masih bisa mengejar Tiongkok. India masih giat mengembangkan industri di berbagai liniโelektronik, solar PV dll. Bangladesh masih mengembangkan industri tekstilnya. The opportunity is still there.
Dan buktinya kita bisa. Kita sekarang jadi eksportir solar PV, nikel dengan segala problematikanya setidaknya menciptakan industri dengan 200,000 pekerjaan. Tinggal didorong, difokuskan, dibantu dengan industrial policy yang tepat.
There is no alternative! Kita mencoba alternatif itu pasca Reformasi dan hasilnya buruk sekali.
Kalau soal penyerapan tenaga kerja yang menurun, sure on the factory floor. But growth doesnโt just work that way. Ada spillover dari sumber pertumbuhan baru manufaktur yang kemudian menghidupkan sektor lain.
Pabriknya mungkin hanya bisa mempekerjakan 100 orang, tapi dari 100 orang itu kemudian menciptakan ribuan pekerjaan lagi melalui forward & backward linkage.
The only variable that matters is productivity and value-added. Selama dua itu bisa didorong manufaktur, we need not worry.
Selama bertahun-tahun Indonesia disuruh untuk tidak melakukan "industrial policy" oleh para lembaga internasional.
Ini yang menjadi alasan mengapa IPTN dan industri strategis lainnya dipreteli dan kurang diperhatikan pemerintah. Ini yang menjadi salah satu alasan kenapa kemampuan teknologi kita mandek selama 30 tahun.
Dan sekarang lembaga internasional yang sama mengakui: they were wrong.
In a new major report, the World Bank conceded that its decades-long war on industrial policy was wrong, saying its old advice โhas not aged well โ it has the practical value of a floppy disk today.โ
But this is not an intellectual awakening.
The World Bank's doctrine shifted because the means through which Western nations can maintain their dominance shifted โ not because economists suddenly discovered new evidence.
The worldโs wealthiest nations are now pursuing industrial policy so openly that it can no longer be denied to the rest of the world.
When the geopolitical winds shift, so does the ideology of institutions where wealthy nations' interests are deeply entrenched.
Jangan-jangan, memang sistemnya tidak akan pernah ideal ya, sistem akan terus-menerus dikritik dan memperbaiki diri, tapi sistem ideal rasanya tidak mungkin hadir. Jadi sampai kapan mau menyalahkan sistem?
Kemarin ada orang tolol modal baca Atomic Habits dengan naifnya bilang kalau mau digaji 2x UMR, maka harus mengembangkan diri jadi 2 kali lebih baik. ๐คฃ๐คฃ
Omongannya gak salah, tapi dia mengesampingkan faktor lebih besar yaitu sistem yang rusak. Betul memangโฆ
No matter what happens today weโre all incredibly proud of Oscar and everything he has accomplished this season. In only his third season he has set new records, fought for the championship and given us all something to cheer for. Good luck @OscarPiastri weโre rooting for you ๐งก
AMA:
"Apa Pendapat Bapak Terhadap Aset Seperti Emas dan Bitcoin?"
Dalam mengelola investasi pribadi, saya punya perspektif yg sama terhadap aset apapun, yaitu relatif terhadap net-wealth secara total: perspektif portfolio.
Jadi tiap aset memiliki peran sejauh ekspektasi return masing-masing secara risk-adjusted serta kontribusinya kepada return portfolio, dengan tentu mempertimbangkan hubungan di antara masing-masing aset secara proporsional.
Given constraints seperti cost/hassle, timeframe, dan liquidity.
Dalam pandangan saya pribadi, demikianlah seharusnya cara pandang yg sehat sebagai investor. Dengan begitu tidak ada attachment berlebihan kepada satu atau lebih aset.
Skeptis, tapi tetap terbuka (open-minded), sesuai pernyataan (konon) John Maynard Keynes berikut: "When the facts change, I change my mind - what do you do, sir?"
Begitu pula saat menilai setiap aset: berangkat dari base rate. Gunakan metode valuasi yang sesuai untuk masing-masing karakter aset. Setelah itu estimasi risiko dari embedeed characteristic masing-masing valuasi aset. Di titik ini kadang more of arts than science.
Semakin lebar potensi value dari aset, semakin berisiko. Itu yg kemudian menentukan letak aset dalam spektrum risiko, paling kiri cash (nobody argues on value of cash) hingga di spektrum kanan Emas, dan Bitcoin (large variance, wider consensus on valuing, demand-driven).
Kemudian, lakukan sizing sesuai posisi dalam spektrum risiko, secara probabilistik relatif terhadap base rate, bayesian-wise, sesuai dengan objective function yang ingin dicapai.
Makanya dulu saya pernah memandang emas sebagai barbaric relic dengan mengacu kepada (lagi-lagi) pandangan JM Keynes, serta sulitnya konsensus valuasi karena sifatnya yang tidak memiliki cashflows. Namun dengan berjalan waktu, serta changing objectives dan constraints, saat ini alokasi pribadi saya pada gold di rentang 3% - 10%.
Sementara untuk Bitcoin, (pendapat pribadi saya) secara umum berdasar kriteria aset 11-12 dengan gold namun dengan feature liquidity yg lebih baik, namun acceptance yg lebih rendah dan tail risk yg lebih besar. So, current alokasi seharusnya lebih rendah dari gold, around 1%.
Setelah itu jangan lupa lakukan rebalancing secara periodik. Agar salah satu manfaat diversifikasi dapat dipetik: buy low sell high.
Disclaimer : My personal approach. Not Investment Advice.
jadi root causenya: karena budaya kita mudah berantem dan saling menjatuhkan
mau rezim penguasa, mau elit politik, mau demonstran sekalipun, sama aja semuanya mudah banget pecah begitu melihat celah lemah
๐จ Manchester City made contact with PSG to ask for Donnarumma deal conditions.
Current PSG request around โฌ50m, deemed too high + deal would only be possible if รderson leaves.
Chelsea are NOT in the race. Gigio will soon clarify his position โ info follows @FabriceHawkins.
@Boni_Kasih@ScuderiaFerrari Kelakuan lucu mereka itu bukan yang pertama ini bon, udah sering blunder sendiri. Tim nya yang gajelas maunya apa.
Makanya banyak yg bilang kalo leclerc ada di mclaren, bisa2 tahun ini juara terus.