𝗣𝗟𝗔𝗬 𝗔 𝗚𝗔𝗠𝗘: TOLONG, KAKI SAYA SAKIT! 🦶
𝐖𝐄𝐑𝐄𝐖𝐎𝐋𝐅, permainan mengerikan yang kembali hadir di desa SANTAI. Selamatkan diri sebelum ajal menghampiri! 🐺
Waktu main: Sabtu, 29 AGUSTUS 2026, Jam: 19.00 WIB
Sebar dengan HIJAUKAN 🔄 dan LOVE ❤️!
@2DRP_AU “Ah… maaf. Aku tidak bermaksud mengganggu,” ujarnya sopan.
Namun, alih-alih beranjak pergi, Kazuya justru menggeleng pelan. Jemarinya merapikan sedikit ujung pakaiannya sebelum ia melanjutkan dengan nada tenang.
“Aku belum bisa pulang.” Ia melirik ke arah bagian dalam +
2DAU! … Hello, wishing to cultivate meaningful connections and elevate the atmosphere of my feed. I kindly invite you to leave a token of your acquaintance with a phrase and your preferred language. Thank you most kindly, and good day.
Kazuya hanya memandanginya dalam diam. Bunga itu akhirnya mengembang sepenuhnya.
Dan untuk sesaat, di balik kaca yang diterangi cahaya bulan, bunga tersebut tampak hidup—
Malam itu begitu sunyi—sepi dan senyap, seolah seluruh rumah telah tenggelam dalam kegelapan.
Kazuya melangkah perlahan menuju sebuah ruangan kecil di sudut rumahnya. Di sana, di atas sebuah meja, terdapat kotak kaca yang menyimpan sesuatu yang tampak seperti bunga anggrek.
apa yang diberikan kepadanya. Seolah-olah ia telah menunggu.
Ujung kelopaknya perlahan menunduk, menyentuh tetesan darah yang mengalir di permukaan tanah. Cairan merah itu kemudian menghilang sedikit demi sedikit, terserap oleh akar-akar kecil yang bergerak samar di bawah tanah.
@2DRP_AU He pauses at the doorway, amber eyes immediately settling on the cigarette between her fingers. His gaze flickers toward the smoke curling around her face before returning to her.
“...I wasn't planning to.”
He quietly closes the door behind himself, his expression remaining
!2DFess Attention! This michievous rockstar is looking for some new fans—I mean, friends! So, will you be attending my next gig? Please leave any IC below for an interaction or simply retweet, thank you! (Be sure to check your following 💙)
/ M-OC.
“Pantas saja kamu bisa mengenali aksenku.”
Ia melipat tisu yang sudah digunakan, lalu meletakkannya di sisi mangkuk.
“Dan… maaf soal tadi. Sepertinya aku terlalu fokus menikmati mie ayamnya sampai lupa memperhatikan wajah sendiri.” @dcarprio
tetapi berhenti ketika selembar tisu sudah lebih dulu ,“Terima kasih,” ucapnya sedikit malu, menerima tisu tersebut. Ia segera mengusap noda kuah yang ternyata cukup jelas di sudut bibirnya.
“Berarti kamu memang pernah cukup lama bergaul dengan orang Jepang, ya?” tanyanya. +
@HeinrichHeir “I'm not sure whether I should be flattered or worried.” A small laugh escapes him.
“But if there's someone you need the Blood Orchid for, you can tell me. Perhaps I can help you find another way to obtain what you need.”
@HeinrichHeir “And honestly, I don't mind you being curious. You asked rather than simply taking something that doesn't belong to you. I appreciate that.” His gaze briefly settles on his own hand before returning to you.
“As for whether I'd rather you be interested in me...” He pauses, +