Tempo baru saja mengungkap kasus Gaurav Srivastava, pengusaha India yang menyusup ke lingkaran keluarga Prabowo Subianto dan elite Indonesia dengan pura-pura sebagai agen CIA.
Ia berhasil mendekati Prabowo dan adiknya Hashim Djojohadikusumo. Pertemuan terjadi di Hambalang tahun 2022. Ada kedekatan bisnis dengan Hashim, termasuk aliran dana sekitar 51 juta dolar AS ke perusahaan miliknya.
Srivastava sempat bahas pengadaan alutsista. Ada letter of intent untuk pesawat tempur dan helikopter ke perusahaan terkait dia, tapi dealnya gagal total.
Kasus ini diungkap Tempo lewat investigasi bersama jurnalis independen asal India. Meski transaksinya tidak jadi, sorotan utamanya adalah bagaimana orang dengan rekam jejak penipuan internasional bisa masuk begitu dalam ke lingkaran presiden dan elite pertahanan.
Kemenhan menyatakan pengadaan tetap sesuai aturan.
ketipu intel palsu. . .
wkwkwkwkw lucu banget.
intel asli itu katak @myshawti dan @TheKerupuk. mereka ngaku pun, orang gada percaya.
kalo ada CIA palsu yg bisa tembus ke sirkel pertama prabowo, ini kinerja intelijen negara kita dipertanyakan kok bisa-bisanya diboongin sama antek-antek asing
Tapi lagaknya kayak yang paling ngerti pertahanan, intelijen, geopolitik, antek asing dan "saya tahu yang biayai demo".
Intelnya sendiri kerjanya nyiram air keras ke sipil.
Gaurav Srivastava "menyusup" ke keluarga Prabowo Subianto dan elite di Indonesia untuk mendapatkan kontrak pertahanan.
Pura-pura menjadi agen Central Intelligence Agency (CIA).
#TempoPlus
ada temenku gajinya 2jt dan cuma bisa dipake buat makan sama ngekos. trus dia cerita, “aku mending dapet uang 2jt daripada nganggur, karna kalo nganggur aku beneran gak makan”
kasian… padahal dia bisa dapet yg lebih baik dari itu, tapi yg di pikiran gapapa mau digaji berapapun asal bisa makan. dan ketidakberdayaan ini dimanfaatkan oleh kaum kapitalis biar bisa ngasih gaji di bawah umr
Lo gatau seberapa jahat org yg nyembelih, as you can see dia cuma kebingungan..
Fyi aja tapir bukan hewan yg agresif SAMA SEKALI, bayangin lo lagi bingung tersesat gatau jalan pulang kerumah lo all alone and the next thing you know lo udh mati ditangan orang jahat.
update: akhirnya tapirnya tewas disembelih warga 😨🤷🏻
kemarin sore ada yg ngejar tapirnya dan menjelang magrib sudah disembelih.
pembunuhan hewan langka melanggar hukum dan bisa dipidana, saat ini polisi sedang mencari pelakunya.
ya Allah kenapa mereka WNI... 😭
seekor tapir terekam sedang tersesat di jalan lintas sumatera (lampung).
dia terlihat bingung mau ke mana, hampir bisa dipastikan karena habitatnya di dalam hutan sudah terganggu.
saat ini populasi tapir di indonesia diperkirakan hanya tinggal 400-500 ekor.
Nangis baca kasus tapir dibunuh. Selama 10 thn kerja di konservasi, ga pernah aku nemu yg namanya konflik tapir.
Hewan ini ga ngerusak kebun orang. Ga makan ternak warga. Kalo ketemu manusia cenderung menghindar, gak agresif.
Tapirs are gentle & chill, but they killed him 💔
WARGA BEKASI HARUS TAU: Pada Senin (29/6/2026), Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Kota Bekasi melakukan penggeledahan dan penyitaan sejumlah dokumen di Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi serta UPTD Pasar Bantargebang.
Penyitaan tersebut berkaitan dengan penyidikan dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengadaan dan pengelolaan fasilitas MCK pada proyek revitalisasi Pasar Bantargebang.
Penggeledahan yang berlangsung sekitar lima jam itu menghasilkan barang bukti berupa tiga koper hitam dan dua boks dokumen yang diduga terkait dengan perkara. Kasi Intelijen Kejari Kota Bekasi, Ryan Anugrah, menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan karena penyidik belum memperoleh dokumen yang dibutuhkan pada tahap penyelidikan.
Saat ini, seluruh dokumen yang disita tengah dipelajari untuk memperkuat alat bukti serta menjadi dasar pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga mengetahui maupun terlibat dalam kasus tersebut. Penyidikan masih berlangsung, dan hasil pendalaman dokumen akan menjadi dasar penyidik dalam menyusun konstruksi perkara serta menentukan langkah hukum selanjutnya.