Indonesia butuh revolusi sosial.
Revolusi Kelas.
Rakyat turun ke jalan seperti 1998 tapi dalam skala lebih masif, dan tanpa kekerasan etnis. Targetnya haruslah elit2 pejabat korup dan jenderal2 sisa Orba.
Referensinya Revolusi Prancis 1789 dan Revolusi Bolshevik 1917 🔪
Akhirnya, Gibran bikin taktik komunikasi publik baru.
Dia mengajak perwakilan mahasiswa ke Ende, Gorontalo dan Papua untuk "mengawal" program MBG dan KDMP.
Dan yang menarik, mereka direkam berjalan bersama-sama menaiki pesawat.
Apa maksud dari subliminal message Gibran ini?
Ada yang bisa menebak-nebak?
Kalau gw pribadi, dia ingin membedakan dan mengontrasikan diri dengan.. You know who.
Apalagi dia ngajak mahasiswa itu ikut bersamanya.
Ini jelas pesan ke para mahasiswa..
Lagi-lagi gue ga akan pernah bosan bilang ke kalian:
Waspadai pergerakan Wapres.
Video : BPMI Setwapres dari Youtube Wakil Presiden Republik Indonesia
Information flow has deteriorated in Indonesian markets, MSCI said ahead of a potential downgrade that could further compound issues for the world’s worst-performing equities https://t.co/lYybxxmkcp
Mahasiswa UGM dan UI kembali jadi contoh terdepan sebagai mahasiswa. Tampil keren, bertutur rapi, dan keras diwaktu yang benar. Anda tidak berkompromi dg maling saat menyantroni rumah anda kata Tan Malaka. Menyebarlah kekuatan mahasiswa ini ke segala penjuru.
Baru kali ini ngedenger anak buahnya presiden ngomong jujur. So, para pegiat dunia gizi dan nutrisionis, here it is.
Embege sama sekali gak bertujuan untuk atasi stunting atau memperbaiki gizi anak-anak.
U don’t need 100% of ur brain capacity, or even 50%, to understand this.
Polisi takut banget ada demonstrasi besar di bunderan HI karena kalau sampai bentrok mereka akan disayurin sama warga sekitar kaya di kwitang kemarin
Jadi justru harus di bunderan HI, udah ngga ada urgensinya demo di tempat yang disiapin polisi kaya DPR/patung kuda
Theodore "Teddy" Roosevelt (Presiden Amerika Serikat 1901-1909) yang legend krn melawan oligarki bisnis, pro lingkungan dan perlindungan konsumen serta perkuat pengaruh global negaranya pernah bilang:
"The best executive is the one who has sense enough to pick good people to do what needs to be done, and self-restraint enough to keep from meddling with them while they do it."
Fokus dan atensi ke detil+governance sambil terus improve dgn dengarkan publik adalah kunci. Mustinya bisa, apalagi di ring 1 ada yang namanya sama....
Gojek co-founder Nadiem Makarim was once the face of Indonesia's tech boom.
Now, his trial is exposing the political risks of doing business under President Prabowo Subianto. https://t.co/Qzr6moqR4p
📷: Asprilla Dwi Adha/Antara Foto
Ini hasil riset OECD yang paling terbaru (2022) melalui PISA. Hasilnya ternyata anak sekolah di Indonesia itu bukan termasuk anak-anak yg datang ke sekolah dalam kondisi kelaparan.
Kalau ada pihak yang klaim bahwa anak sekolah di Indonesia kelaparan, itu berdasarkan riset yang mana ya?
Warga X bisa bantu saya share hasil risetnya?
Tuntutan atas kesopanan bikin konfrontasi politik jd sekadar problem prosedural. Melalui metode Aksi Langsung, massa tak menolak nilai demokrasi, mereka hanya mengambil balik hak veto politik saat saluran formal disumbat berkali-kali
New-post on substack
https://t.co/iSCWkxWKUM
Artikel ini menggambarkan bahwa pasar global tidak hanya menilai angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga siapa yang membuat keputusan, bagaimana keputusan dibuat, dan apakah ada institusi yang mampu mengoreksi keputusan yang salah. Ketika investor melihat kekuasaan semakin terkonsentrasi pada lingkaran dekat pemimpin dan peran teknokrat melemah, premi risiko negara meningkat, modal keluar, dan mata uang tertekan.
Pusat kritik artikel ini menyoroti kenapa ekonomi Indonesia yg memburuk mengarah pada Presiden Prabowo Subianto dan lingkaran dalamnya (inner circle) yang dianggap semakin dominan namun ngaco dalam pengambilan keputusan ekonomi. Salah satu yg disoroti adalah adanya program2 belanja besar yang dinilai berisiko terhadap fiskal, terutama program Makan Bergizi Gratis.
Indonesia, Southeast Asia’s largest economy, risks losing 'emerging market' status, which could jeopardize billions of dollars in foreign investment. https://t.co/metwSeZ2Yz
Gojek co-founder Nadiem Makarim was once the face of Indonesia's tech boom. Now, his trial is exposing the political risks of doing business under Prabowo. https://t.co/B2lESGrAVY
Enam bulan pasca-bencana, anak-anak di Pante Ceureumen, Aceh Barat, masih harus menyeberangi sungai demi pergi ke sekolah. Satu-satunya jembatan yang ada di dekat sekolah mereka masih rusak.