Saya bayar pajak, saya tidak pernah korupsi uang negara.
Masak gak boleh perhatian sama apa yang terjadi di negara kita ini?
Belum apa-apa sudah senang membungkam orang lain. 😌
Seharian kemarin :
Pak Anies "dibully" bahkan oleh pendukungnya sendiri. Gara-gara tes-tes suara buat nyanyi.
Cak Imin "diceng-cengin" se-Indonesia Raya gara-gara suratnya pada tahun 1991 kepada Sahabat Rustini.
Ini sih beneran politik riang gembira 😄
Gw kayanya sudah menentukan pilihan. Saya mau pilih 01.
Pak Anies cukup meyakinkan dan cukup menjelaskan. Ini kompetensi penting jadi Pemimpin.
Bukan Petugas Partai, orangnya amanah dan mampu dikoreksi, penting dalam demokrasi.
Semoga jadi lebih baik.
...Kalo aja ada minimal 10 juta pendukung 01 posting ini serentak di tiktok pada hari ini yah sangat membantu.
Kasih soundtrack dan caption yg lagi trending, jadi tuh barang... (``,)
Menyuruh 1 Guru Besar itu susah. Apalagi banyak Guru Besar. Apalagi banyak Perguruan Tinggi.
Yang anggap para GB ini diorkestrasi, apalagi utk kepentingan elektoral, pasti ndak paham Sandpile Theory of Social Change, Teori Gundukan Pasir dalam Perubahan Sosial.
Ditanya sama teman, kalau misalnya yang menang bukan Pak Ganjar atau Pak Anies bagaimana?
Jawabku, ya gak apa-apa.
Hal terburuk yang kita takutkan belum pasti terjadi juga.
Tapi satu hal yang sudah pasti, dalam urusan berbangsa, harga diri dan integritasku bisa ku jaga. 🤟🏽☺️
Berhentilah MEMBODOHI rakyat.
Yang melarang RG bicara di beberapa Kampus adalah Rektor - bukan Guru Besar.
Yang disuruh penguasa "memuji" Jokowi adalah Rektor.
Artinya Rektor diperalat oleh penguasa - RG dan GB korban penguasa.
Saudara FAHRI HAMZAH, jujur saya kasihan sama anda.
Buat Kawanua di Manado, saya mohon maaf kalau ada kata yang menyinggung. Tapi coba dilihat secara lengkap, bagian mana dari statement saya yang merendahkan? Apa ada?
Saya cuma ingatkan teman saya.
Jangan karena beda pilihan, kita jadi bersikap tidak adil. Hormat basudara 🙏🏽
Mantap Pak Anies, sangat menunjukkan sikap negarawan sejati.
Pak Prabowo sama sekali tidak menjawab pertanyaan Pak Anies soal perlindungan perempuan, tapi Pak Anies tidak perlu menunjukkan gestur kurang sopan dalam menggali jawaban Pak Prabowo.
Hormat 🙏🏽🙏🏽🙏🏽
Memang harusnya kita milih presiden jangan pakai pemilu, tapi para ketum partai aja disuruh hompimpah. Nanti ketum yang menang boleh mengajukan presiden dan wakil presiden. Dijamin ngirit triliunan. Toh akhirnya bakal sama-sama ribut juga.
Barangsiapa yang sudah eneg dengan omongan dan muka mahluk Tuhan satu ini, silakan Repost dan/atau Like.
Monggo
Bagong pengen tahu aja, survei receh2an lah. Takutnya Bagong sendiri yang muak akut ...
https://t.co/rSpAyK6YEm