Welcome welcome dimulai..
Tp yg menarik, apakah musim depan masih tidak bisa main di Kanjuruhan untuk bigmatch lawan Psby? Skalian aja, daftar di awal musim hanya untuk 16 match. 1 match main di luar. Gak usah upaya lobi2 dah.. main di luar, Bali? jakarta? bandung menarik.. ๐
Mostly masakan di kereta itu enak..
Setelah gagal move on sama ayam gepreknya, sekarang terpikat sama se'i sapinya @KAI121
Siapa sih yg nemuin resepnya.. ๐คค
Kalian tahu gak, kemarin di babak pertama lawan Bali United, Arema FC pakai formasi apa? This classical tactical yg lebih balance 4-2-3-1 dan Its work.. mengurung tuan rumah dan mendominasi..
Eniwei 4-2-3-1 ini salah satu formasi yg fav di Arema. Dulu, pas masih ada hendro, satunya pasti pemain asing. Atau dua lokal, baik itu Jayus, Hanif. Dan lebih work dalam hal serangan.. karena di tengah sudah kuat..
3 laga terakhir, sorry, aku ga tau fungsi mas2 nomor 25 di tengah. Apa? Pemutus serangan lawan kagak, pengatur serangan kagak, penempatan aduhh.. tp kok heran, lepas dr kritik..
Sorry Isik gemes.. gelandang lokal yg justru jd sasaran kritik medsos, impact-nya lumayan lho..GK brani coba pemain sperti zidan, dwiki atau yg lainnya pas yg lain flop?
Kalo boleh sedikit masukan . Dua laga terakhir, aku ga tau impact adanya satu gelandang asing. Mau main 1 gelandang bertahan apa 2? Terus pas kondisi nomor 10 flop dipaksa di sayap, kenapa tidak dikreasikan ke tengah? Trus pas dia lelah, knp gk ditarik? Justru yg on-fire ditarik