TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS DIBAKAR!!
⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️
Belom selesai kasus kebakaran di Kalimantan, Taman Nasional Way Kambas di Lampung SENGAJA DIBAKAR!
I REPEAT! 📢
SENGAJA DIBAKAR 📢
Kebakarannyaa sendiri terjadi sejak Jumat (21/8/2026) hingga saat ini, Sabtu (22/8/2026). Apinyaa saat ini masih sulit dipadamkan karena sulitnya medan.
Polisi katanyaa mau nyelidiki oknum yang dicurigai MEMBAKAR WAY KAMBAS.
sementara Pihak TN Way Kambas berharap ada bantuan alat pemadam berupa mesin pompa air atau alkon untuk menjangkau area yang sulit dijangkau kendaraan.
FYI:
WAY KAMBAS ini sudah sejak lama menjadi incaran sawit-sawit an sejak tahun 90-an!
Dan you know lah, sekali lagi konflik manusia dan gajah dijadikan kambing hitam~ 😭
Alih Fungsi Lahan: Lebih dari 5.350 hektar hutan tercatat telah berubah menjadi area pertanian dan kebun komersial akibat perambahan liar yang menumpuk dari tahun ke tahun~ 😔
Semoga Kartijah, Domang, Seroja, Nisa dkk semuanyaa selamat aman sentosa! 🐘
Maafkan kami, sekali lagi Gajah, Macan, Trenggiling, Badak, Harimau, Tapir dan semuanyaaa 😭😔
tadi malam, apinya lagi-lagi masuk ke kawasan rumah warga. kebakarannnya bukan cuma di hutan sekarang, tapi rumah-rumah warga 🙁
tolong, tolong bantu kami yang di kalimantan, tolong sekali beritakan juga hal ini 🙁
Reminder to:
• Gibran menyuap mahasiswa UBK 300 juta
• Korupsi emas jampidsus 74KG
• Kasus keracunan mbg
• Korupsi 10M Kebun Binatang Surabaya
• Korupsi pengadaan kipas angin Kopdes 1,8 Triliun
• pemotongan anggaran perpusnas 377 M
• Dana belanja pendidikan Indonesia terendah, hanya 1,3%
• BBM Pertalite Mulai langka
Saking gaada berita baik di negara ini🥲🥲
the saddest part "sengaja masak lebih banyak & nahan laper karena pengen makan bareng kamu."
and the irony is, there's a lot of "saddest part" on her thoughts.
Bukan. Anda diserang bukan karena itu. Anda dikritik karena:
1. Tata kelolanya ngawur, rawan korupsi.
2. SPPG dimiliki oleh para pihak yg rawan konflik kepentingan seperti aparat, parpol dll.
3. Anda ga fokus ke yg benar2 membutuhkan. Minimal lakukan kajian akademis dulu sebelum eksekusi.
4. Anda memilih kepala BGN yg tdk kompeten, bahkan tidak punya latar belakang ahli gizi. Udah gitu korup pulak.
5. Makanannya ga berkualitas, bahkan banyak yg keracunan.
6. Masih banyak alasan lain, tapi yang jelas bukan karena anda mau ngasih makan anak indonesia. Jadi gausah dipelintir.