Momen mengandung bawang waktu ice skating di The Park kemarin 🥹
Anakku (6th) main sendiri di rink sedangkan aku nungguin di pinggir sambil lihatin dia dari jauh..
10 menit sebelum sesi habis, dia nemu seal yang lagi nganggur.. dia pikir itu boleh dipakai bebas, ga tau itu sebenernya punya orang yang nyewa.
Sedangkan posisinya di seberang jauuhh, jadi aku ga bisa kasih kode apa-apa 🥹🙏🏻
Begitu dia sampe deket aku sambil naikin seal itu, aku langsung bilang pelan,
"Sayangku, ini punya orang lain.. kita kan ngga nyewa, kita balikin ya cinta.."
Di waktu yg sama, ada anak laki-laki dateng deketin kita, sopan banget bilang:
👦🏻: "Hi onty, this seal is actually his," sambil nunjuk temennya. Terus aku jawab,
🧕🏻: "Hi I'm so sorry, she didn't know we need to rent the seal, I already told her, so please take it back."
Anakku langsung murung, malu ketauan gitu. Tapi semenit kemudian, dua anak cowok itu balik lagi:
👦🏻: "Onty, he said she can use the seal."
🧕🏻: "Really?"
👦🏻: "Yes please, use it, we don't need it anymore."
🧕🏻: "Oh, how sweet of you, thank you!"
Anakku akhirnya bisa main seal itu 5 menit lagi sampe waktunya abis. Setelah itu aku samperin lagi buat bilang makasih ke mereka berdua, sama ke mamanya juga yang keliatan sangat happy and soo proud lihat attitude anaknya 🥹
Dear strangers, thank you for the memories ❤️
cc:threadyourbestieluna
I pernah baca yang manusia memang kena kerja sebab kerja tu provide purpose dan tujuan dalam hidup.
Kalau terlalu lama tak kerja, manusia akan cari & buat kerja sendiri, just to fill the void.
And the irony is, having jobs and being busy, make us more appreciative toward mundane and small things.
And when i say,
“hati-hati di jln”
“berdoa dluu”
“Pls kabarin kl udh sampe rumah”
“Aku nungguin chat kamu” klu abis main bareng dan balik ke rumah masing2.
I really truly mean it 😔
Ibaratnya kalo lagi olahraga pertama kali ya. Badan pegel semua, ngerasa lemah padahal you’re getting stronger than before.
Di segala hal, when you’re getting better it feels like you’re getting worse. Merasa bodoh krn banyak gak tau. Perasaan bodoh dibutuhin di proses belajar.
"You are like barber shop example photo"
Zayn: " I didn't know i was main picture in everybody's shop" 😭😭😭 zayn you are like face of 90% barber shop lmaooo
jadi pinter itu bisa dipelajarin, literally semua orang bisa kejar knowledge, intelligence, bahkan experience.
tapi “jadi manusia yang bener” itu beda level. gak semua orang punya awareness buat respect orang lain dan bersikap proper.
makanya adab itu always di atas ilmu. karena akhirnya yang dilihat bukan cuma kamu tau apa, tapi kamu treat orang lain kayak apa.
every time you replace “this is hard” with “what’s the first step?” you shift brain activity from your amygdala (fear) to your prefrontal cortex (problem-solving).
that’s neuroplasticity in real time.