Mas Sabrang : MBG ini bukan program pemerintah tetapi program negara untuk bangsa karna yang prioritas mendapatkan MBG belum bisa nyoblos dan juga bukan program politik semua anak2 Indonesia yang kurang mampu dapat
Bapak ini harus viral, bayangin guru honorer gaji 2juta harus ngayuh sepeda dari Jakbar - Jakut setiap hari demi mengajar karena motornya hilang
🎥: https://t.co/KQnF3fWrQQ
Sungguh beresiko tapi demi masa depan mereka tetap berjuang untuk menggapai cita-citanya. Tetap berjuang dek kelak besar nanti jadilah pejabat bangun jembatan yang kokoh.
Pertanyaan ini di Indonesia bukan ya serius Nanya 🤭😁🤭🙏
Baru saja terjadi min dipantai legend daerah Yogyakarta.. Saya wisatawan lokal yang rumah juga kebetulan dikretek daerah dekat pantai, Lagi momong. duduk2 dipinggir pantai tiba2 diusir sama tukang sewa tikar ,.Katanya mau buat mindahin tikar. Padahal tempat kami duduk sebelumnya kosong tidak ada persewaan tikar. Sangat tidak nyaman min, Mau ngelak malas ribut, Akhirnya kami terpaksa pindah. Harusnya bukankah pantai itu tempat wisata yang siapa saja boleh duduk dimana saja dan tidak wajib duduk ditempat persewaan tikar? Mohon kepada pihak terkait untuk dibina masyakarat seperti ini yang sering kali buat wisatawan merasa tidak nyaman untuk berkunjung. Semoga bisa menjadi bahan evaluasi untuk @dispardiy dan pihak terkait.. Mungkin ada yang pernah mengalami hal demikian?
Akun mohon disamarkan ya min. Terimakasih banyak..🙏🏻🙏🏻
Eks Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan adlh org yg paling ber - tanggung jawab thd kerusakan hutan Indonesia,dialah yg izin- kan 1,64 jt Ha hutan beralih fungsi ,,,
Muara ini memuntahkan gelondongan kayu kelaut lepas.
Alam seperti membawa barang bukti didepan mata kita, tanpa suara, tanpa debat.
Masihkah pemerintah terus mengelak.?
@msaid_didu@abu_waras@Naz_lira@RagilSemar@P3gEl
HAKIM DJUYAMTO BEBASKAN KORUPTOR, DIVONIS 11 TAHUN. MASIH PANTASKAH DISAPA "YANG MULIA"?
Djuyamto terima suap Rp9,2 M. 2 hakim anggotanya msg² Rp6,4 M. Sedangkan Ketua PN Jaksel terima su Rp14,7 M.
https://t.co/X8oruPb7QZ
Yang dilakukan Zulhas bangsat ini jauh-jauh hari sudah dibahasakan Tan Malaka: “Tangan kanan membacok, tangan kiri mengobati, agar si mangsa bisa dijadikan budak.”
Hari ini genap 60 hari kematian AFFAN dilindas barrakuda. Belum ada proses hukum. Dan sanksi etik sekadar kosmetik.
Butuh reformasi Polri, perlu reset NKRI. Indonesia Emas? Cuma halusinasi. Selamat pagi, selamat berimajinasi.