@Piyusaja2@ARSIPAJA@prabowo Kacauu... Ngebales nya dan ngejawabnya sesuka hati Si admin nya akun prob suriato ini... Dia fikir yg nanya atau yg maen medaos di X ini tolol atau bocil gt..! ๐คฌ๐คฌ๐คฌ๐คฌ
Peristiwa kecelakaan tragis yang menimpa seorang siswi SMP di Ambon kembali menjadi sorotan. Hingga memasuki hari ke-41 pascakejadian, keluarga korban menilai belum ada kejelasan tanggung jawab dari pihak TNI. Diketahui, insiden terjadi pada awal Maret 2026, saat korban yang tengah dibonceng sepeda motor diduga bersenggolan dengan truk militer yang melintas dalam iring-iringan. Korban kemudian terjatuh dan terlindas, hingga mengalami luka serius di bagian kepala dan organ dalam. Selama lebih dari satu bulan, korban masih menjalani perawatan intensif.
Setidaknya ngomong baik-baik sama rakyat dan tanggung jawab gitu loh....
Arogan banget ..
๐คฆ
TRUK TNI TABRAK MOBIL SEORANG WANITA Viral di media sosial truk TNI disebut hendak kabur usai menabrak mobil. Tampak di video tersebut, seorang perempuan terlihat tengah memarahi sopir truk TNI tersebut. Terkait heboh itu, pihak TNI memberikan penjelasan. Brigadir Jenderal TNI Wahyu Yudhayana membantah dan mengklarifikasi narasi dalam video tersebut. Dia menyebut, kejadian itu terjadi di Sukamakmur, Bogor,
@AntoniusCDN Astaghfirullah... Biadab nyaaa ๐คฆ๐คฌ๐คฌ๐คฌ. Orang tua berharap anak nya ikut test dan smoga saja lulus.. suksse malah jadi korban perkosaan oleh oknum polisi institusi itu sendiri ๐คฌ.
@DivHumas_Polri
@elsaday__ Cuiihh. Memalukan'... Anjaayy. Goblok .. ini kualitas mentri sekaligus ketum partai ๐คฆ ... TIDAK MAMPU NEGARA ( PEMERINTAH) INI MEMBERIKAN LISTRIK MURAH KEPADA RAKYAT NYA
Pria berusia 67 tahun berinisial Nasrun ditangkap polisi usai diduga melakukan mutil*si terhadap istrinya, Herselena, di Tanjung Pinang.
Kasus ini menggemparkan karena Nasrun merupakan residivis yang baru bebas pada Agustus 2025 setelah menjalani hukuman atas pembun*han selingkuhannya pada 2018.
Kini, pihak kepolisian telah menahan pelaku untuk proses hukum lebih lanjut setelah aksinya diketahui oleh sang anak.
Peristiwa tragis ini memicu kecaman luas terkait efektivitas pemberian remisi bagi pelaku kejahatan berat.
Nabung Receh Malah Berujung ditangkap Polisi, Sekarang jadi pertanyaan Kalau orang kecil nabung uang koin saja bisa ditangkap, harus nyelengi ke mana lagi?
Inilah yang dialami Surya, pemulung 45 tahun di pinggiran Jakarta,
Hidupnya keras sejak istrinya meninggal Demi satu mimpi sederhana menyekolahkan anaknya Rina,
Ia melakukan hal kecil yang konsisten. Setiap dapat kembalian koin 500 atau 1.000 rupiah ia simpan,
Bukan sehari Bukan sebulan,
Tapi bertahun-tahun.
Galon bekas air mineral jadi โbankโ pribadinya, Suara koin jatuh jadi pengantar tidur di gubuk reyotnya, Ia menahan lapar Menahan keinginan beli rokok, Menahan semuanya, demi masa depan anaknya. Waktu berlalu, 1 galon penuh, 2 galon penuh, Sampai akhirnya 10 galon terisi, Nilainya ditaksir puluhan juta rupiah. Dengan harapan besar, suatu pagi Surya berdiri di depan bank, membawa galon-galonnya.
Ia pasang tulisan kardus: โJual galon isi koin murah, butuh modal hidup.โ
Beberapa orang mulai mendekat, Harapan itu sempat terasa nyata.
Tapi tak lama Petugas keamanan datang, Polisi dipanggil.
Surya dituduh menimbun uang, Tubuh kurus itu gemetar. โPak saya cuma nabung buat anak sayaโฆโ katanya lirih.
Namun galon tetap disita, Surya tetap dibawa pergi.
Di balik jeruji, ia hanya bisa memeluk Rina yang menangis saat menjenguk.
Mimpi 10 tahun runtuh dalam satu pagi. Kadang yang paling menyakitkan bukan kehilangan uangnya tapi ketika niat baik orang kecil justru berujung masalah.