Wkwkwkwkwkwkwkwkwk.
Tapi selalu ada orang demen flexing gini minimal satulah dalam kehidupan kita yak.
Dulu ada temen kuliah cerita parkiran rumahnya muat up to 100 mobil.
Orang Daerah.
Gue iya iyain aja, ujungnya gue bilang aja itu rumah apa pool bluebird?
Trus dia merasa tersakiti.
Aneh bet hidup.
Atap rumahnya bocor, namun infrastruktur karyanya bertahan hingga hari ini. Tak mampu bayar PLN, padahal jadi Menteri PU dan Tenaga Listrik hingga 6 periode. Menolak opname di rumah sakit krn tak punya biaya. Tak ada keinginan minta fasilitas negara, apalagi nonton piala dunia.
Ada orang nyimpen emas 74 Kg setara ratusan miliar cuma diem di lemari.
Di belahan bumi lain ada orang berangkat kerja keburu-buru dan membahayakan diri sendiri supaya ga kena potongan telat 10 ribu rupiah 😞
Tau gak knpa kalimat brengsek ini bisa keluar?
Karena kebanyakan dari mereka itu tujuannya emang bukan "khidmah dluyuf al-rahman" (melayani jamaah haji), tapi buat ngasih makan nafsunya; "Gue jdi petugas haji, bisa sekalian gue manfaatin buat ngelaksanain haji". Akhirnya yg jadi prioritas itu bkan jamaahnya, tapi ritual pribadinya.
Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah 🇮🇩 tidak memenuhi undangan Iran utk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yg terbunuh dlm serangan militer ilegal.
Yg saya dengar, berbagai upaya gigih Iran utk mengundang Pemerintah 🇮🇩 tidak mendapat tanggapan. (Mereka kan juga punya harga diri - tidak mungkin mengemis-emis kehadiran kita.) Akhirnya, yg hadir hanya Dubes RI di Teheran - yg dianggap oleh Teheran sbg sikap menyepelekan undangan ini, bahkan dianggap sbg tamparan. Sementara Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Kazakhtan, Mesir, Pakistan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, Bangladesh dll (lihat daftar dibawah) sama sekali tidak ragu mengirim delegasi resmi pada tingkat Menteri, bahkan Pakistan pada tingkat Presiden. 🇮🇩 sbg negara berpenduduk muslim terbesar di dunia satu-satunya yg ABSEN mengirim delegasi. Bahkan Malaysia nampak lebih bebas aktif dari Indonesia.
Apakah ini berarti polugri "bebas aktif" kita mulai LUNTUR krn 🇮🇩 takut/sungkan thdp Amerika ? Has “FEAR” become a factor in Indonesian foreign policy ? Ataukah kekhilafan ini lebih mencerminkan MANAJEMEN sistem politik luar negeri yang penuh masalah - sebagaimana biasanya, surat undangan macet di berbagai meja dan tidak ada yg berani mengambil keputusan. Paling tidak 🇮🇩 bisa mengirim Wamenlu urusan dunia Islam Anis Matta - tapi beliau justru keliling Asia Tengah utk kunjungan yg sifatnya rutin.
Kita seakan melupakan bhw Iran adalah sahabat lama Indonesia, hubungan selalu terjaga dgn hangat dan saling menghormati, dan tidak pernah ada konflik antara kedua negara. Kehadiran delegasi resmi 🇮🇩 dlm acara penghormatan terakhir Ayatollah Khamenei (yg sayangnya tidak terjadi) seharusnya menjadi momen pembuktian diplomasi bebas aktif Indonesia, momen persahabatan RI-Iran sekaligus sinyal tegas dari Jakarta bhw adalah aksi pembunuhan Ayatollah Khamenei adalah aksi ilegal yg melanggar hukum dan norma internasional.
Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dlm situasi yg sensitif, kita bersembunyi.
Please remember : bebas aktif adalah #diplomasiberprinsip, bukan #diplomasisungkan
Boleh dikutip.
rendang sebenernya awet bgt makanya dulu ibunya malin kundang masak rendang untuk bekal malin kundang merantau, di box makanan itu si ibu nulis:
for malin