perempuan selama ini tuh hidup dalam diskriminasi berlapis, tapi saat kami mengekspresikan rasa marah aja masih diatur-atur caranya. diaturnya juga oleh kelompok yang selama ini mendominasi struktur sosial, punya privilege berlapis, dan middle class tentunya.
I mean I'm your own daughter pls just try to fucking KNOW me.. I'm so sad if you think I back off because I don't want to do it, I wanted to go abroad as well that's one of my dreams but just know the context and job roles they're offering. That don't even align with my interest
Guys mohon doanya
Ini orang Palestina mau solat Ied di Masjid Al Aqsa malah diusir sama Israel.
Sejak perang Iran, masjid Al Aqsa ditutup sama Israel. Tidak jelas alasannya apa.
Beberapa muslimin disana mulai khawatir kalau ini tanda tanda Israel mau kontrol penuh Masjid Al Aqsa.
Semoga Allah bebaskan Al Aqsa dalam waktu dekat dari tangan kotor jionis. Aamiin
Engga. Liat nih, buku bikinan ahli botani Yahudi, Aaron Aaronsohn, tahun 1910. Dia eksplorasi tanaman di daerah yang dia sebut sendiri Palestina. Tahun 1900-an.
"Agricultural and Botanical Explorations in Palestine" (1910).
FAQ Boikot:
1. Kenapa harus boikot?
Karena rakyat biasa tidak punya kursi di PBB, tidak punya veto di Dewan Keamanan dan tidak punya kekuatan militer.
Satu-satunya yang kita punya hanya pilihan konsumsi.
Setiap uang yang dibelanjakan akan masuk ke perusahaan, lalu ke investor dan berujung ke jaringan ekonomi global.
Harapannya meningkatkan kesadaran politik massal.
2. Apakah boikot menyulitkan pegawai perusahaannya?
Yang bertanggung jawab atas kesejahteraan pegawai adalah perusahaan.
Kalau mereka mempriotaskan pegawainya, mestinya sejak awal perusahaan memastikan rantai bisnisnya tidak terkait konflik kemanusiaan.
3. Apakah boikot melemahkan dunia usaha?
Ekonomi dan dunia usaha tidak akan berhenti akibat boikot. Kenapa?
Karena konsumen tetap harus belanja, otomatis uang tetap beredar. Yang berubah hanya arah alirannya, dari satu brand ke brand lain.
The United Nations Special Rapporteur on the Situation of Human Rights Defenders, Mary Lawlor, has urged Indonesia to investigate the acid attack on Andrie Yunus, the Deputy External Affairs Coordinator of the Commission for Missing Persons and Victims of Violence (KontraS).