Baru tayang 2 episode, drama SBS #AgentKimReactivated udah tembus rating 15.7% (Legal di Netflix)
Soalnya ahjussi bukan sembarang ahjussi 🫵🏻🫵🏻
Adegan yang paling banyak dibicarakan tuh pas pelaku remaja mengejeknya soal perlindungan hukum untuk anak di bawah umur, Kim Bujangnya langsung bilang:
"Kalau kehilangan orang tua disebut yatim. Kehilangan pasangan disebut janda/duda. Tapi nggak ada sebutan untuk orang tua yang kehilangan anak. Anak di bawah perlindungan hukum? Sebutan yang bagus. Kalau begitu aku akan jadi pria paruh baya yang hidup tanpa aturan."
LANGSUNG DAR DER DORR
https://t.co/bb3dvEHKwl
Kyungho: for HSD Hye-yoon does a really good job.she is completely harmless and Just talking with her makes you feel refreshed.Just being together makes you feel like...phytocnide is constantly spreading around you... and coming out of you?
❤️🥹
승리를 노래해 ⚽︎ 𝗠𝗚𝗖 𝗫 𝗦𝗢𝗡 𝗫 𝗘𝗫𝗢
한 사람의 응원이 모여
함성이 되고, 👥
함성은 노래가 되어 🎵
지구 반대편에 있는 🌏
우리 편에게 닿을 거예요!
멀리 떨어져 있어도
우린 같은 마음으로 연결되어 있으니까 💛
다가오는 경기도
대한민국을 향한 우리의 응원이
더 멀리, 더 크게 울려 퍼질 수 있도록
게시물을 리트윗 해주세요! 📣
ㄴ #EVENT ⭐ RT =
메가MGC커피 여름 신메뉴 랜덤 1종 E쿠폰 (10명)
-
너를 노래해⠀
메가MGC커피⠀
-
⠀
@Sonny7@weareoneEXO
#메가MGC커피⠀
#메가MGC커피TVCF
#손흥민 #SONNY #EXO
Kemaren gw marathon 2 project kim youngkwang ini, abis jadi agen yang nangkep penyelundupan pistol di #MissionPossible trus nonton Moon Baek si b*andar pistol di #Trigger 😭
Selain luv sm om namgil kayaknya gw juga luv sama kim youngkwang wkwkwk 🫶
승리를 노래해 ⚽︎ 𝗠𝗚𝗖 𝗫 𝗦𝗢𝗡 𝗫 𝗘𝗫𝗢
한 사람의 플레이 뒤엔
함께 뛰는 팀이 있고 ⚽🏃🏻
그 팀 뒤엔 언제나
응원해 주는 사람들이 있죠 📢
즐거움도 마찬가지!
혼자보다 함께할 때
더 크게 커지니까 ✨
SON과 함께,
즐거운 EXO의 메가송과 함께 ♬
모두의 함성이 하나 되는 순간,
메가MGC커피와 함께
더 크게 즐길 준비됐어? ❤️
모두가 기다린,
전 세계인의 축제를 위해
우리의 캡틴! ⚽❤️ 손흥민 선수를 위한
응원의 메시지를 유튜브 채널로 보내줘!
그럼, 엠쥐씨가 가장 힘이 되는
응원 메시지를 선정해,
전국 메가MGC커피 매장에서
모두의 응원으로 더 크게 울려 퍼질 수 있도록 할게📣
ㄴ #EVENT 타래에서 이어짐!
-
너를 노래해⠀
메가MGC커피⠀
-⠀
⠀
@Sonny7@weareoneEXO
#메가MGC커피⠀
#메가MGC커피TVCF
#손흥민 #SONNY #EXO
Kalian yang nonton drama Teach You a Lesson episode 6 pasti speechless, bisa-bisanya anak SMP nyolong mobil dan nyetir ugal-ugalan di jalan 🥲
Nyatanya, kasusnya memang ada.
Pada 29 Maret 2020, Lee, seorang siswa SMP mencuri mobil rental, kemudian mengajak 7 temannya, dan melaju kencang dari Seoul ke Daejeon. Saat dikejar oleh polisi, ia menabrak B hingga tewas. B merupakan mahasiswa tahun pertama yang berusia 18 tahun dan sedang kerja part time sebagai kurir makanan.
Saat kejadian, 6 dari mereka ditangkap, sementara dua lainnya mencuri mobil lain di Sejong dan melarikan diri ke Seoul sebelum akhirnya berhasil ditangkap.
Meskipun merenggut nyawa seorang mahasiswa yang penuh impian, tidak satu pun dari siswa SMP yang menyebabkan kecelakaan itu menghadapi hukuman pidana hanya karena usia mereka masih di bawah 14 tahun. Pada saat itu, hukuman bagi mereka adalah "penahanan di pusat tahanan remaja selama dua tahun".
Tanpa penyesalan, Lee dan teman-temannya bahkan memposting riwayat kecelakaan yang mereka sebabkan di media sosial dan bahkan berani menautkan dengan artikel berita terkait. Ketika dipanggil untuk masuk ke pusat tahanan remaja, mereka juga berpamitan di sosial media, menyuruh teman-temannya menunggu, layaknya akan berangkat wamil.
Ternyata, itu bukan kali pertama mereka beraksi. Pada 23 Maret 2020, Lee dan teman-temannya merampas uang 400.000 won dari SPBU di Incheon, kemudian mencuri 2 mobil dari perusahaan rental di dekatnya. Ketika salah satu mobil menabrak trotoar, Lee dkk. meninggalkannya, mencuri mobil lain, kemudian berkeliling dengan 2 mobil tersebut selama satu setengah jam sebelum menabrak mobil lain dan melarikan diri.
Dua hari kemudian (25 Maret), Lee dan teman-temannya mencuri mobil di Yangcheon-gu, Seoul dan menyebabkan kecelakaan. Namun, polisi hanya melakukan penyelidikan sebelum mengirim mereka pulang.
-------
Pada tahun 2022, setelah dibebaskan dari pusat tahanan remaja dan masih menjalani masa percobaan, Lee dan teman-temannya terlibat dalam kasus penyerangan di SMP. Korban mengaku diperas uangnya, dicengkram, dipukul, dimasukkan ke bak mandi, rambutnya dipotong paksa, dan pergelangan tangannya dibakar dengan puntung rokok. Penyerangan tersebut dilakukan selama 5 jam di depan rumah Lee.
Lee tidak bisa jauh dari rumah karena secara berkala wajib menjawab panggilan petugas dari pusat penahanan selama masa percobaannya. Ia selalu tepat waktu melakukan presensi, tapi selain waktu itu justru melakukan kejahatan.
Ketika korban melaporkan penyerangan tersebut, polisi hanya memberinya smart watch dan menyuruhnya untuk melakukan panggilan darurat ke polisi jika pelaku mendekatinya. Namun, ancaman dan pelecehan verbal justru beralih dilakukan secara daring.
Mengenai insiden ini, Kementerian Kehakiman menyatakan, "Kami merasakan tanggung jawab yang besar terkait residivisme remaja yang menjalani masa percobaan," menambahkan bahwa mereka berencana untuk meningkatkan masalah operasional, seperti jam malam yang mengharuskan panggilan telepon sebelum keluar.
Dengan 106 pelanggar yang ditangani per petugas masa percobaan di Korea, diperlukan tinjauan menyeluruh yang mendesak terhadap pengelolaan pelanggar hukum remaja, termasuk peningkatan jumlah staf.
-------------------
Based on article by SBS News, Yonhap News, & MBC News.
Indonesian summary by jeongjeonginuna