SUDAH HIRUP ASAP BERACUN, MASIH HARUS ANTRI BBM LAGI. PULANG KE RUMAH MATI LISTRIK.
MASUK NERAKA LAH KALIAN, PARA PEMANGKU JABATAN YANG PUNYA WEWENANG TAPI MALAH ZOLIM SAMA RAKYAT YANG BAYAR PAJAK DAN MENGGAJI KALIAN.
📍Puruk Cahu, Kalimantan Tengah
🎥 Video antrean BBM — 15 September 2026
PANITIA KARNAVAL PEKALONGAN GAK PUNYA OTAK, BIN GOBLOK!!
INI BUKAN LAGI SOAL SELERA, SENI, ATAU KREATIVITAS. INI SOAL BATAS.
Awalnya tidak akan bersuara, tapi setelah mengetahui kalian mengadakan acara memperingati acara MAULID NABI MUHAMMAD SAW, tetapi justru mempertontonkan sesuatu yang kalian sendiri tahu bernuansa ritual okultisme Baphomet, aksi hemerik, simbol darah, & rangkaian ritual, wajib Gue bersuara!
Jangan berlindung di balik kata “SENI”
Jangan cuci ritual dengan nama “KARNAVAL”
INFO A1
• Purbaya tiba-tiba diganti kabarnya pemicunya bukan soal kinerja.
• Pada 10 September, Purbaya melakukan pergantian sejumlah pejabat eselon II dan III di DJP dan Bea Cukai.
• Masalah muncul karena dua Dirjen disebut tidak sepakat dengan nama-nama yang ditunjuk Purbaya.
• Bahkan, pejabat yang sudah dilantik kabarnya dilarang datang.
• Internal memanas. Suahasil turun tangan untuk meredam konflik.
• Dua Dirjen yang berseberangan dengan Purbaya disebut merupakan orang-orang pilihan Prabowo.
aku unsubs Maudy beneran deh keknya, she's not spreading positivity anymore, she's just becoming tone deaf 🥲
kak masa kamu nulis puluhan-ratusan esai sampe lulus di Ivy League, pernah jadi volunteer juga kan, pernah kan ngeliat kondisi grass root itu kayak gimana?
trus kamu bilang karena hati mungilmu ga sanggup liat bad news yg lewat tiap hari kamu nutup jendelanya dan setelah aku nunggu 3 minggu dari waktu kamu upload video ini ternyata ga ada foll-up nya, yg mana aku harapkan cuman karena kamu memang exhausted aja, tapi kamu beneran tone deaf 🥲
kita juga kalo punya pilihan ya bakalan menjauh dari bad news, tp it's happening, that's reality, itu bukan sesuatu yg bisa kita pilih
justru dg mega platform dan capasity yg kamu punya kamu malah milih diam? kenapa? karena kamu takut kariermu kesenggol elite sekaligus masih mempertahankan market middle-low class-mu karena mereka generate engagement dan konsumsi produk mu juga?
kamu tuh literally jualan produk dg bahan dari pulau yg sangat terdampak dari brutalnya kebijakan pemerintah sekarang loh, kenapa gitu harus ngomong kek begini
borjuis² ini mungkin hanya akan ikutan teriak kalo akhirnya hidup mereka kesenggol secara langsung kali ya, tp mau rupiah naik sampe 25.000 pun dg income dan akumulasi kekayaan mereka skrg mereka masih bisa makan enak, makanya bisa milih mau buang bad news dari feed dan telinga mereka sementara orang² yg dia "ceramahin" buat filter bad news ya orang² yg ga punya pilihan juga