Negara ini punya emas tapi rakyat nya miskin, negara ini punya minyak tapi rakyatnya antre bensi, negara ini punya Batu Bara tapi rakyatnya belum punya listrik dirumah, negara ini punya uranium dan lain sebagainya tapi masih aja jauh dari kata ketahanan energi
Dulu waktu mau kenaikan bbm itu di umumkan dulu dengan perencanaan ehh sekarang malah langsung di gas, mau ngak mau rakyat harus terima apakah ini negara demokrasi yang katanya setiap kebijakan harus mikirin pendapat rakyat
Harga buku semakin mahal setara beras 5 kg sekarang kita diberi pilihan mau kenyang atau akal bagi kita kaum proletar kelas menengah ini sungguh berat sadarlah bung kita sungguh di peras bahkan untuk mengisi otak pun kita di kekang oleh kapitalis
Kapitalis itu pintar dia naikan Pertamax yang non subsidi katanya dan Pertalite yang subsidi tidak tapi nanti yang mengkonsumsi Pertamax akan pindah ke pertalit akhirnya Pertalite langka dan demi dalil kebutuhan make Pertamax pun dibeli, sungguh rencana yang indah kaum kapitalis
Aku terjerat di negara yang demokratis dan agamis yang pejabat nya ngak takut Tuhan dan rakyat nya banyak yang ngak peka terhadap kebijakan pemimpin nya sendiri