curhatan ganjar soal pertanyaan pilih kenyang otak atau kenyang perut?:
- jawabannya: keduanya penting
- tapi kalau negara harus milih prioritas jangka panjang,
- pendidikan gak boleh dikorbankan
- ada ilustrasi: desa dikasih pilihan bantuan sembako 3 bulan vs beasiswa pelatihan teknologi 3 bulan
- hampir semua pilih sembako
- cuma 1 pemuda yang pilih beasiswa
- 6 bulan kemudian sembako habis
- si pemuda malah dapet kerja jadi programmer dan bisa nafkahin keluarga
- pesannya: sembako atasi lapar hari ini, pendidikan atasi biar gak lapar di masa depan
- dia nyindir statement prabowo soal tidak yang lebih penting dari pada perut lapar
Fun Fact
wajar banyak orang kesulitan jadi penduduk Indonesia
🇮🇩 Indonesia
– Harga susu UHT = 23 ribu
– Gaji rata-rata = 3,3 juta/bulan
🇳🇱 Belanda
– Harga susu UHT = 24 ribu
– Gaji rata-rata = 50 juta/bulan
Jadi jika dibandingkan dengan gaji rata-rata, biaya hidup di Indonesia termasuk tinggi loh 💀
Naik Gojek.
🤡: "Udah nikah mbak? Dosen di sini ya?"
👩: "Belum pak. Bukan, saya lagi kuliah S2."
🤡: "Ngapain kuliah tinggi, perempuan juga ujung-ujungnya di dapur. Mending nikah."
👩: "Kalau nikah sama laki-laki yang bisa ngasih penghasilan setara waktu saya kerja sih nggak masalah. Tapi kalau nikah cuma buat disuruh masak di dapur, ya buat apa?"
🤡: "Maksud saya daripada hidup sendiri gitu, mbak."
👩: "Mending sendiri tapi punya banyak uang daripada nikah tapi buat makan aja susah dan tiap hari harus masak."
Habis itu suasana di jalan langsung hening. Mantap. 😂
Seperti diacuhkan , Apa ini sebagai tanda perpisahan...
Kehidupan Masyarakat di Sumatera semakin sulit karena BBM sudah Smakin Langka
Seminggu lebih stok BBM nyaris Kosong di daerah tapi pusat seolah acuh tanpa tindakan
@Mdy_Asmara1701 Walaupun cuma 1 orang yg gak lanjut kuliah karena biaya itu hal "kecil" bagi pemerintah, sedih tau gak lanjut kuliah karena gasanggup bayar. Ngeremehin banget.
Lagi negur anakku
“Alfa, maen nintendo mulu dah mau 1.5 jam ini”
Alfa: “kata opa, papa dulu maen game 4 jam, tapi nilainya bagus. Kan nilaiku bagus”
Me: -……….-
Ternyata ini feeling yg dirasain bapakku.
Semprol semprol