Aku suka dengan statement ini:
Sebenarnya, pekerjaan yang kamu jalani sekarang adalah yang terbaik yang Allah hadiahkan untukmu.
Karena itu kamu ditakdirkan berada di pekerjaan yang kamu miliki saat ini, meskipun awalnya bukan di bidangmu sekalipun. Sebab Allah tahu kamu mampu menjalankan amanah tersebut.
Itulah mengapa kamu ditakdirkan dengan pekerjaan yang kamu punya sekarang.
Semuanya sudah tertulis di Lauhul Mahfuz 🤍
Sabar itu kata Ulama' ; "ibarat meneguk minuman yang sangat pahit, tetapi tidak mengerutkan wajah seolah-olah terlihat tenang tiada apa yang dirasakan."
Kita bukan tak sakit. Kita cuma belajar menyimpan perit itu dengan adab, supaya dunia tidak melihat betapa pahitnya ujian.
Kenapa hidup dia nampak tenang? Kerana dalam setiap doanya selalu dibaca :
“Ya Allah, jadikanlah hatiku lapang menerima takdir-Mu. Jadikanlah penatku sebagai pahala. Jadikanlah sabarku sebagai kekuatan. Kurniakanlah kepadaku hidup yang cukup, jiwa yang tenang, dan rezeki yang tidak pernah putus.”
“We are now 716 days into a genocide and yet Israel are allowed to participate in footfall tournaments.
WHY ARE THERE DOUBLE STANDARDS!!!”
-Eric Cantona
🚨BREAKING:
Israel is still committing genocide in Gaza‼️
Israel is still committing genocide in Gaza‼️
Israel is still committing genocide in Gaza‼️
Israel is still committing genocide in Gaza‼️
Israel is still committing genocide in Gaza‼️
Israel is still committing genocide in Gaza‼️
Syeikh Abu Hasan Asy-Syadzili berkata:
Empat adab yang harus dipegang teguh oleh orang yang bekerja walaupun dia seorang yang paling berilmu:
1.Menjauhi orang dzalim
2.Mengutamakan mementingkan akherat
3.Membantu orang lain yang membutuhkan
4.Menjaga sholat 5 waktu dengan berjamaah
📚 At-Tanwir_Ibnu Atha'illah As-Sakandari
Allahﷻ will be his/ her hearing, eyesight, hands and leg. Meaning, you will not want to HEAR things that are irrelevant, you will not want to SEE what Allahﷻ forbids, you will not TOUCH things you shouldn't be touching, you will not WALK or be in places Allahﷻ dislikes.
Fakhruddin ar-Razi:
“Tujuan doa bukanlah untuk memberitahu Allah tentang kebutuhanmu. Sebab, Dia sudah mengetahui semuanya. Sebaliknya, tujuan doa adalah untuk mengungkapkan kerendahan hati dan kerapuhanmu, serta mengakui bahwa segala sesuatu itu berasal dari Allah.”
Jangan pertaruhkan masa depan dengan orang yang tidak mencintai Allah. Jika perintah Allah pun dia berani langgar, jangan terlalu yakin dia akan setia kepadamu. Hati itu berharga, jangan serahkan kepada orang yang tidak takut kepada Tuhannya.
Berbuatlah kebaikan. Walau sikit tak banyak. Walau kecil tak besar. Biarlah orang tak nampak. Yakinlah, Allah nampak.
Bercita-citalah untuk ke syurga.
Nak jadi baik, kena berperang dengan kejahatan. Kena dekati dan rapati kebaikan. InsyaAllah, lama-lama jadi lebih baik.
Bila kita ingat Allah, hati kita akan tenang. Kita ingatlah Allah bila kita senang/susah, suka/duka, gembira/sedih, bahagia/kecewa, kaya/miskin, sihat/sakit, berjaya/gagal.
Allah sayang kita semua. Cintailah Allah. Selalulah dekatkan diri kita dengan Allah.
Makan pho kat Hanoi. Owner kedai cakap melayu dengan aku. Orang Vietnam tapi belajar kat tahfiz in Banting.
Kat Florence, jumpa brader Bangladesh cakap Melayu. Pernah kerja Penang
Kat Aus, ada professor Mat Salleh cakap Melayu sebab duduk kat Pulau Cocos.
Lingua Franca fr.
BEWARE OF THESE SIGNS IN YOUR LIFE
1. Beware when prayer (As-Salah) becomes difficult and burdensome for you.
2. Beware when fasting (Sawm) slowly disappears from your spiritual routine.
3. Beware when you no longer find time or desire to read and reflect upon the words of Allah and the Qur’an.
4. Beware when attending the masjid, Jumu’ah, or Islamic classes begins to feel like a burden instead of a blessing.
5. Beware when following the Sunnah of our beloved Prophet ﷺ starts to seem like extremism.
6. Beware when sinful living becomes a normal lifestyle in the name of “enjoying life.”
7. Beware when your heart becomes more attached to the dunya than to preparing for the Akhirah.
8. Beware when waking up for Tahajjud becomes something of the past.
9. Beware, dear brothers and sisters, when your heart no longer longs to meet Allah and His Messenger ﷺ.
10. Beware when you spend more time eating than praying.
11. Beware when you stop sharing the message of the Qur’an and Hadith with others.
12. Beware when you begin to water down the teachings of Islam just to please people around you.
13. Beware of all these signs, for Shaytan never rests. We too must remain vigilant and mindful of our time.
14. Beware when social media and the internet consume more of your time than remembrance of Allah.
15. Beware when your phone becomes a tool for sinful acts rather than beneficial and rewarding purposes.
16. Beware when you find pleasure in unlawful relationships, conversations, or interactions.
Beware! Beware!
These things can slowly become idols in our hearts, taking the place that belongs only to Allah.
Let us prepare ourselves, for Al-Qiyamah is surely coming, and success belongs to those who sincerely await the meeting with their Lord.
May Allah guide us, protect our hearts, and keep us firm upon His path.
Jazakum Allahu Khayran.
Director Ken Loach Delivers Powerful Words at Cannes on Israel's Genocide in Palestine:
"The worst thing is not the violence of the bad, it is the silence of the good."