1. Punya waktu antisipasi Covid-19, sibuk Omnibus Law.
2. Diingatkan dunia, malah promosi wisata, petentang-petenteng, bercanda, dll.
3. Infrastruktur kesehatan paling tidak siap.
4. Kasus meledak, ribut sama pemerintah daerah.
5. Kini mau borong obat yang belum teruji.