semoga org org yg terlibat dalam pelatihan kopdes kopdes ini sampe 4 nyawa melayang mendapat balasan setimpal dari Allah
bener bener nyawa manusia kayak gaada harganya
5 orang yg meninggal dunia itu bukan hanya angka. Mereka punya keluarga, riwayat, hingga harapan untuk hidup layak. Namun mereka dibunuh oleh kebijakan buruk negerinya sendiri, melalui tangan-tangan birokrasi dan aparat.
Bibir digunting, mata buta, hingga cacat permanen setelah disekap 3 tahun,
Komnas Perempuan: “Kasus penyekapan Yuvita belum masuk kategori penyiksaan..”
kepala staf kepresidenan soal manajer kopdes yg meninggal:
"dapat informasi gada kelalaian, ya namanya meninggal tidak serta merta krn latihan militer"
ngejawabnya gada ekspresi sedih malah sambil ketawa kecil
rip empati 🥀
JUST IN: Tanggapan Media Askar, Dosen UGM sekaligus Direktur Kebijakan CELIOS terkait meningglanya 5 calon Manajer KDMP
"Ungkapam duka cita itu tidak mengembalikan nyawa saudara kita"
"Selama 10 tahun terakhir, empat orang meninggal dalam wajib militer di Korea Selatan, dan itu jumlahnya dua juta orang."
"Indonesia, hanya dalam dua minggu, lima orang meninggal untuk pelatihan militer. hanya pesertanya 32.000 orang."
"Lebih ironi lagi, di Korsel itu pelatihan militernya untuk perang, di Indonesia pelatihan militernya untuk calon manajer toko kelontong, ini absurd, ini aneh, ini tidak bisa diterima dengan akal sehat!"
"Jadi cara berpikir kebijakan kita balik lagi ke 1970-an, dan menurut saya, saya sepakat untuk dihentikan saja"
"ANGGARAN ITU MUNGKIN BISA HILANG, TAPI NYAWA ITU TIDAK BISA DIKEMBALIKAN."