Ini ada apa sih? jangan main masukin nama orang ke list yaa. Aku gak akan pernah pro sama apapun yang tidak berpihak pada rakyat. Akupun selama ini tidak pernah terlibat dengan kegiatan politik dari manapun. Jadi please jangan main masukin nama orang.
Gue cuma gak mau terduga pelaku penculikan aktivis ‘98 jadi presiden.
Membaca saja kamu sulit. Gue gak ngajak orang lain. Gue cuma menyatakan gak akan milih 02.
Pengalaman lama yg udah jaraang banget kejadian. Bangun tidur cari kacamata, kok cmn ada satu tangkai, ternyata patah.
Setelah sekian lama kaga ganti frame, skrg minta ganti kayaknya.
Terakhir ganti frame krn patah keknya jaman SMA, kalo SMP bisa 3 bln sekali, untung murah 🤣
Kami yakin @PartaiSocmed pasti belum membaca bukunya dan hanya menilai isi bukunya dari judulnya saja karena di dalam buku tersebut membahas Kaiserschlacht atau Serangan Musim Semi Jerman yang terjadi beberapa bulan setelah Amerika Serikat memutuskan untuk masuk terlibat ke dalam Perang Dunia Pertama.
Buku ini justru bisa dipakai untuk mematahkan argumen Anda bahwa Amerika Serikat menjadi sosok penyelamat Inggris, dkk.
Kaiserschlacht terjadi di pertengahan 1918, beberapa bulan sebelum akhirnya terjadi gencatan senjata yang kemudian mengakhiri Perang Dunia Pertama. Sebelum serangan tersebut, Jerman sempat bernafas lega setelah kaum revolusioner menggulingkan Tsar Nikolas II di Rusia. Pemerintah Rusia yang dipimpin oleh Kerensky pun berdamai dengan Jerman sehingga Jerman dapat fokus ke front barat.
Nah, Inggris dkk sempat kewalahan karena Jerman membabi buta menyerbu front barat dengan bantuan pasukan yang sebelumnya berjuang di front timur tapi kemudian jalur suplai mereka mandek sehingga akhirnya menyebabkan Jerman kemudian harus menelan kekalahan.