Gibran itu lulus S1 dapat nilai lower second class honours (setara 48). Untuk nilai segitu, daftar kuliah master aja susah diterima. Itu setara IPK 2.3 kalau sistem Indonesia.
Terlepas masalah IPK 2.3, sbnrny it sesuatu yg ga pengen ane bahas. Cuman pengen ngbrolin ulasan kampus nepo baby. Keknya problematik sekolah ini dlm banyak ulasan. Bisa dibilang nih kampus bentuk terburuk dri kejahatan komersialisasi pendidikan. Hati-hati sekolah di sini ya gaes