Seorang ayah tiri di Pesisir Selatan tega setubuhi dua anak tirinya yang masih duduk di bangku sekolah.
Menurut curhatan sang anak, sang kakak mulai disetubuhi ayah tirinya sejak kelas 1 SMP hingga kelas kelas 2 SMA.
Sementara sang adik disetubuhi sejak duduk di bangku kelas 4 SD sampai kelas 6 SD.
Ironinya, saat melakukan persetubuhan, sang kakak sempat dirantai dan dipukuli. Bahkan juga diancam akan dibunuh kalau tidak mau melayani nafsu bejat ayah tirinya.
Tragisnya lagi, kejadian tak bermoral ini sempat dilihat sang ibu. “Ketika dirantai, ibu lihat tapi hahya diam.
Ketika dulu saya disetubuhi, ibu juga pernah lihat. Ibu marah ke ayah, tapi malah dimarahi balik,” ujar sang kakak. Bertahun-tahun kemudian, rasa itu tetap ada.
Tak ada yang berubah, kecuali usianya.
Ia tumbuh menjadi remaja dengan senyum yang sering dipaksakan, menyembunyikan luka yang tak terlihat.
Di depan orang lain, ia tampak biasa. Namun di hatinya, ada rahasia kelam yang ia simpan rapat perbuatan ayah tirinya, sosok yang seharusnya menjadi pelindung, tapi justru merenggut masa kecilnya.
Aib itu ia bawa bersama sang adik selama empat tahun.
Hingga suatu hari, keberanian yang lama terkubur itu muncul.
Ia memutuskan bercerita kepada tetangganya.
Tangis pecah, bukan hanya dia, tapi juga tetangganya.
Tanpa menunggu lama, mereka melangkah ke kantor polisi, menuntut keadilan.
Saat ini Kasus tersebut sudah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Pesisir Selatan.
Menurut salah satu keterangan anggota Satreskrim,Pelaku diduga melarikan diri karena mengetahui perbuatannya dilaporkan kepada Pihak Kepolisian.
terus besok besok aku harus nonton podcast siapa lagi pas makan kalo ga bang gusti, we lost our dynamic duo, I can’t imagine how bang nehru going thru this 💔