Masalah:
Angka kelahiran menurun
Solusi harusnya:
Kasih insentif buat pasutri buat punya anak, misal:
- Daycare aksesibel di mana-mana dan terjangkau,
- Biaya sekolah awal anak: PAUD dan TK terjangkau,
- Sekolah SD, SMP, SMA merata kualitasnya dan dekat dengan tempat tinggal,
- Transportasi umum yang reliabel biar biaya hidup keluarga bisa untuk raising children dibanding beli motor atau mobil,
- Rumah yang terjangkau,
- Cuti ayah dan ibu yang cukup buat awal childcare,
- Upah pekerja minimum yang cukup buat keluarga kecil,
- UKT kuliah terjangkau biar orang tua gak terlalu mikir kelak kuliahin anaknya gimana,
- Lingkungan kerja yang family friendly.
Solusi yang dikasih:
- Satu pasangan lahirkan satu anak perempuan.
😂
BREAKING
By reaching the final of #AustralianOpen2024, Hendra Setiawan has reached at least ONE individual tournament final in EACH OF THE LAST 23 YEARS!
From 2002 to 2024!
Incredible longevity. Congratulations!
#ABO2024
Kadang ada yg gak pulih2 dari dukanya, bukan karena gak bisa pulih.
Tapi lebih karena gak mau pulih.
Kenapa gak mau pulih?
Karena ia terus mempertahankan dukanya.
Karena ia merasa duka itulah satu2nya yg bisa bikin dia masih terhubung…
dgn orang yg tak lagi bersamanya.
Sri Mulyani menyebutkan, negara nordik (Eropa) rata-rata mengenakan pajak pendapatan sekitar 65 - 70 persen terhadap penduduknya. https://t.co/RMtvWEPIkb