Ada yang menarik dari desain jersey ini. Warna jersey home Inter biasanya didominasi oleh warna biru dan hitam dengan aksen berwarna kuning. Tapi kok sekarang ada dua objek berwarna hijau-putih-merah? Objek apa itu eaaaa?? Jersey tim idola you yang katanya jago itu isi ginian ga?
‼️ Siapa yang menyangka Cristian Chivu mempersembahkan Double Winners untuk Inter?
Ketika Cristian Chivu ditunjuk sebagai pelatih Inter, banyak yang menggelengkan kepala. Mantan bek itu dianggap masih terlalu hijau, kurang pengalaman dan hanya pilihan “aman” karena kedekatannya dengan klub. “Dia cuma nama besar, bukan pelatih,” ejek sebagian besar media dan fans. Target manajemen pun realistis hanya untuk lolos Liga Champions musim depan. Scudetto? Hanya mimpi.
Namun Chivu membungkam semua keraguan dengan cara paling indah. Di musim yang penuh tekanan, ia tidak gentar bersaing dengan jajaran pelatih senior dan berpengalaman sekaliber Antonio Conte, Allegri & Spalletti. Bahkan disaat timnya dirugikan, Chivu tidak pernah 'merengek' mencari kambing hitam menyalahkan wasit, dll.
Chivu fokus membangun tim yang kompak, disiplin dan haus kemenangan. Inter bermain dengan jiwa Nerazzurri yang lama hilang. Permainan direct, high pressing, solid di belakang, tajam di depan dan tak kenal menyerah.
Langkah demi langkah, Chivu berhasil membungkam prediksi banyak orang. Puncaknya datang di akhir musim ini. Inter meraih Scudetto ke-21 dengan meyakinkan lalu menyempurnakannya dengan mengangkat trofi Coppa Italia.
Ini merupakan raihan Double Winners setelah terakhir kali di era Jose Mourinho yg menyabet Treble Winners. Chivu kini tercatat sebagai salah satu dari pelatih yang berhasil mempersembahkan gelar ganda bersama Inter di era modern bergabung dengan jajaran legenda seperti Helenio Herrera, Giovanni Trapattoni, dan José Mourinho.
Dari yang diremehkan menjadi pahlawan. Cristian Chivu tidak hanya melatih Inter. Ia berhasil menghidupkan kembali jiwa juara klub ini. Selamat coach, gelar ini sangat layak untukmu. 🏆🏆
Forza Inter! 🔵⚫
Pemain terbaiknya: Yan Sommer. Pahlawan kemenangannya: Davide Frattesi. Tapi yang paling mengejutkan adalah gol penyambung nafas Inter Milan dari Francesco Acerbi. Gol pertamanya di kompetisi Eropa pada usia 37 tahun. 🦅
Sebuah utas~
Salah satu kalau tidak adalah semifinal paling dramatis dan menghibur dalam sejarah Champions League.
Berikan RESPECT sebesar-besarnya bagi kedua tim yang memang elit dan berkelas.
Selamat untuk Interisti diseluruh Indonesia!
WHAT AN EVENING! 🙏🏻
#beINUCL
Inter ini antitesa sepakbola robotik modern ala Pep dan Klopp. Di era gempuran sepakbola yang beralih masa ke transisi super cepat dengan winger kencang, Inzaghi justru hadir dengan adaptasi sistem sepakbola lamanya.
Dengan komposisi tim tanpa pemain ‘murah’, Inzaghi menyulap timnya menjadi super team dengan sistem dan filosofi yang ia bangun.
Tidak perlu banyak xG, tapi benar-benar klinis. Semua celah dimanfaatkan dengan baik untuk menghasilkan gol. Defense-nya? Jangan ditanya. Bek dan kipernya tangguh semua. Namun tak ada satu pemain yang menonjol, mereka bermain sebagai tim. Pure football.
Melaju ke Final UCL dua kali dalam tiga edisi terakhir. Massive respect.
Best coach in the world right now 🫡
Bukan Lautaro bukan Thuram bukan juga Taremi. Yg bikin moral kembali naik dan penyemangat disaat situasi putus asa.
Inilah sang pemuda, wonderkid harapan kita semua. Tiba-tiba jadi striker, ada didepan gawang.
Please welcome Francesco ACERBI. Forza Inter!
Inter Milan menulis kisah heroik di San Siro dengan kemenangan dramatis 4-3 atas Barcelona dalam laga leg kedua semifinal Liga Champions— Nerazzurri memastikan tempat di final. San Siro jadi saksi lahirnya euforia biru-hitam menuju Munich.
#beINUCL