Everyone at the Premier League is shocked and devastated to learn of the tragic passing of Diogo Jota and his brother Andre. Our sincerest condolences go to Diogo’s family, friends, Liverpool FC, and all their supporters at this heartbreaking time. Football has lost a champion who will be forever missed. We will continue to support our friends and colleagues at the club.
Wah anjing beneran nangis gua liat versi perpisahan KDB yang ini
Bener-bener diajak nostalgia, lintas era banget
Bocahan Mancini di era perintis dan bocahan Pellegrini di era transisi, dapet sambutan hangat semua
Udah sejauh ini ya klub tercinta kita
Pada terjalnya jalan yang dilalui, sampai pada garis akhir. Berjuanglah sampai titik darah penghabisan dan mengakhirinya dengan baik. Tuntaskan dengan sepenuh jiwa dan raga! @PSSleman
Never Ending Trust💚
#SelesaikanDiMadura
BREAKING NEWS❗
innalillahi wainnailaihi rojiun
Mbok Yem, penjaga warung Tertinggi Di Pulau Jawa yang berada di dekat puncak Gunung Lawu, meninggal dunia karena pneumonia.
🥀
Carlo Ancelotti: “Kesalahan yang dilakukan oleh pelatih generasi baru adalah memberikan terlalu banyak instruksi kepada pemain dalam permainan bola.
Ini menghilangkan kreativitas. Menunjukkan kepada pemain saat posisi tanpa bola adalah satu hal, di sana Anda harus memberikan banyak informasi, karena tanpa bola yang ada adalah konsentrasi, pengorbanan, dan permainan kolektif.
Namun saat menguasai bola, itu tergantung kreativitas pemainnya. Jika Vinicius atau Rodrygo merasa lebih nyaman membuka sayap ketika tim menguasai bola, saya tidak akan menyuruh mereka untuk tetap berada di dalam; karena itu adalah interpretasi individu terhadap permainan.
Saya tidak melakukannya, karena saya tidak ingin menghilangkan kreativitas semua orang.”