TEATRIKAL PICISAN, MMII. ๏ธ๏ธKupersembahkan saksi bisu dari sejarah yang sudah tertimbun debu, dimakan kabar angin, dan tenggelam dalam palung waktu.
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
KAU LIHAT TOKO TUA DI SUDUT JALAN ITU?
Bukan bangunan dengan mode atap minimalis, bukan juga bangunan yang didominasi warna monokrom, tapi bangunan lawas yang masih kokoh dan terlihat paling nyentrik di sepanjang jalan.
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
ใ ค
โYang dagangan di tokonya pernah kamu pecahin itu?โ Tawa mencuat dari celah bibir Hiraya, refleks pula kuasa nan bebas menyentuh perut besarnya, lantas mengangguk saja jemalaโโsepenuhnya beria.
Pada jeda berikutnya, usapan lembut terasa di puncak kepala;ใ ค
ใ ค
ใ ค
diikuti salam singkat dari pemilik nama yang selaras dengan nan teringatโโmendominasi pandang.
โKak Lebas.โ Sorot pandang bersama jemari tangan yang mengapit kertas terarah ke sisi badan, diizinkannya sang ibunda membaca tulisan yang tertera di sana tanpa rahasia.
ใ ค
ใ ค
teringat satu masa di mana tungkainya sempat bawa diri tersesat di sebuah toko antik pada masa silam. Dan rupanya kenyataan tak mendustai ingatan, secarik kertas bercatatan menyita perhatian kemudian: sebuah ucapan selamat mengulang hari kelahiran
ใ ค
ใ ค
yang tersimpan di balik kotak, maka tanpa lagi bertutur kata perihal โapaโ, gerak tangan sudah beralih guna membuka. โOh?โ Yang pertama kali tertangkap pandang netra adalah sebuah kamera digitalโโyang mana sukses menampakkan ukiran jelas sebuah nama di dalam pikiran,
ใ ค
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
Mengirimkan ๐๐ญ๐บ๐ฎ๐ฑ๐ถ๐ด ๐-๐ฉ๐ค๐ข ๐ฃ๐ฆ.๐ข ๐๐ ๐๐ช๐จ๐ช๐ต๐ข๐ญ ๐๐ข๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ข* ke kediaman Hiraya melalui ojek ๐ฐ๐ฏ๐ญ๐ช๐ฏ๐ฆ dengan menyisipkan kartu ucapan di dalamnya.
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
ใ ค ใ ค
ใ ค ใ ค
Tergesa ia, dan sadari piringan tak lagi dalam genggaman. Tapi kepalang malu untuk kembali, jadi beli-beli nya urung sampai di sini. Kita sambangi loka lain, guna redam malu berpayung degup.
ใ ค ใ ค
ใ ค ใ ค
ใ ค ใ ค
ใ ค ใ ค
Tinggalkan jenama Luhung yang tak disangka buatnya salah sangka. Pula itu jua yang buatnya tak lagi asal menyapa meski yakin telah mengenalnya. Sebutlah, kapok.
ใ ค ใ ค
ใ ค ใ ค