Jadi inget temen saya yang punya bisnis ngasih pendapat tentang kelemahan orang Indonesia dibanding orang Tiongkok dalam berbisnis. < kalau ada orang Tiongkok boleh konfirmasi/bantah ya. 🙏
Orang Indonesia itu FOMO dan bisa "saling bunuh". Musim Es Kepal Milo, semua bikin. Musim Mixue, semua invest. Bulan puasa, semua dagang gorengan dan es buah. Bahkan mereka gak peduli kalau di dekat tempat mereka ada bisnis serupa yang akhirnya menimbulkan persaingan ketat.
Nah, masalahnya bukan ikut tren, tapi eksekusinya yang tanpa diferensiasi dan tanpa perhitungan. Karena, katanya, banyak pelaku bisnis Tiongkok, dan ini jadi alasan bisnis di negara Cina maju pesat, justru bermain lebih strategis dan kolektif. Mereka paham bahwa sustain itu lebih penting daripada menang cepat. Contohnya: kalau si A punya toko ATK dan ada barang yang tidak tersedia, dia tidak ragu mengarahkan pembeli ke toko teman atau relasinya yang juga jual ATK. Meski sama-sama ATK, ada diferensiasi misal yang satu fokus di barang A, toko ATK lain di barang B. Secara jangka pendek mungkin dia kehilangan satu transaksi, tapi secara jangka panjang dia membangun trust dan ekosistem.
Contoh lain, di beberapa komunitas bisnis mereka, ada semacam pembagian peran. Misalnya satu fokus di supply, satu di distribusi, satu di retail. Mereka tidak semua lompat ke posisi yang sama hanya karena sedang “cuan”. Hasilnya, mereka tumbuh bersama, bukan saling menjatuhkan.
Btw, ini bukan berarti semua orang Indonesia seperti itu ya, atau semua orang Tiongkok pasti lebih baik. Tapi pola ini cukup sering terlihat: satu cenderung reaktif dan individual, satu lagi lebih terstruktur dan kolaboratif.
Tapi, bisa jadi pernyataan ini salah juga ya ges. Ini hanya mengaitkan dengan postingan di bawah terkait banyak Mixue yang tutup.
Dan juga karena saya lagi coba mulai wirausaha, jadi butuh pendapat dari yang lebih expert juga. 🙏
@Robbi_07@seniman_bola Sabar? Sabar adalah nama tengah klubnya
Target mereka 50thn puasa gelar, skrg baru 20
Saya yakin mereka pasti dpt mengejar targetnya
Laptop lo lemot dan kalo booting butuh 5 menit buat bisa dipake?
Bukan karena rusak, tapi Windows lo kebanyakan "penumpang gelap" (apps dan services yang jalan otomatis tanpa izin).
Ga perlu service. Lo bisa bersihin biar booting jadi 30 detik.
Gini caranya:
HP Android lo bukan lemot karena tua dan udah waktunya diganti.
Samsung, Xiaomi, Oppo, mereka install 30+ app sampah dari pabrik. Gak bisa di-delete.
Jalan terus di belakang. Makan RAM. Makan baterai.
Lo pikir HP lo udah waktunya ganti. Padahal belum.
Gue bikin Redmi Note 10 yang udah 3 tahun kerasa kayak baru lagi pake cara simpel ini:
TNI Siaga 1 Seluruh Satuan! Telegram Rahasia Panglima Bocor, Ini 7 Instruksi Mengejutkannya
Situasi keamanan Indonesia memasuki babak baru. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto secara resmi mengeluarkan perintah siaga tingkat 1 bagi seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia, berlaku sejak 1 Maret 2026 hingga waktu yang belum ditentukan.
Perintah bersejarah ini tertuang dalam Telegram Nomor TR/283/2026 yang diteken oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun dan kini telah beredar luas di publik.
Status Siaga 1 merupakan tingkatan kewaspadaan tertinggi dalam struktur TNI. Dalam kondisi ini, seluruh prajurit wajib berada dalam posisi siap tempur penuh — lengkap dengan personel, alutsista (alat utama sistem persenjataan), amunisi, bekal logistik, dan kendaraan tempur.
Penetapan status ini bukan keputusan ringan; ini adalah sinyal bahwa negara tengah memandang adanya ancaman serius yang memerlukan kesiapan penuh aparatur pertahanan.
Apa yang memicu keputusan mengejutkan ini? Jawabannya berasal dari jarak ribuan kilometer dari tanah air: konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, yang meletus secara dahsyat pada 28 Februari 2026.
Selengkapnya 👇👇
Kalau udah banyak apply kerja tapi ga ada panggilan, masalahnya di CV atau pengalaman.
Kalau udah interview HR tapi ga lolos, masalahnya di komunikasi, administrasi (gaji), dan attitude.
Kalau udah interview user tapi ga lolos, masalahnya di skill.
Masalah lo dimana?