Jalan damai saya mungkin hidup di yunani, asia tengah, spanyol, maroko, alaska, selandia baru mengembala domba, memancing, memerah susu, dan mensyukuri nikmat Nya sendirian lalu mati diatas tempat tidur.
PUSKESMAS -> Pusat Kesehatan Masyarakat.
Pak menteri sudah betul sebenernya tetapi jangan cuma nyinyir dong. PUSKESMAS harus jadi tempat berobat masyarakat secara holistik dan komprehensif. Dokter SpKKLP minimal 1 atau jadi kepala PUSKESMAS.
Gue dari dulu mikir. B*PJS mending jangan full gratis. Kasih ke masyarakat kurang mampu oke full gratis.
Tapi sisanya mending co-payment, org mikir bayar per bulan 100-150 K bisa seenaknya ama nakes, udah kaya raja aja anjrot.
Monyet malah kasih review 1, tai gue jadi bikin kronologis, perasaan lo yang ribet deh.
Gue dah periksa A-Z gue tatalaksana awal. Gue belum kasih lo obat intravena/infus emg karena belum ada indikasi, anjrot.
Monyet dikomplen bintang 1 sama bumil 37 mgg batuk pilek.
Sudah kontrol SpOG dapat obat, dtng ke gue TTV clear normal gaada demam. Periksa dalam gaada pembukaan, kontraksi palsu aja karena batuk.
Dengan baik hati gue jelaskan periksa lab aja dulu, bila perlu rawat inap.
Gue juga jelaskan tetapi semisal ada indikasi kontraksi jadi kuat dan produktif yah mau gamau SC. Pasien maunya lahir normal, gue jelasin karena akreditasi RS gue B, BPJS hanya cover SC dengan indikasi.
Gue jelasin bener bener, gue operin ke TS rawat aja kalau lab jelek dikit.
Gegara efisiensi, segala terapi adjuvant aja skrg syaratnya banyak banget.
WKWKWK
Sebenernya masa depan dunia kedokteran Indonesia ini asli mengkhawatirkan.
Usia 24 th internship pemerintah, BHD 3 jt-3.5 jt, selama 1 tahun.
Usia 25 th baru bisa kerja sebagai dokter umum. SIP bisa 3 tempat tetapi kalau fulltimer RS cuma boleh 1 tempat saja, gaji kota besar 6-15 jt (kebanyakan gaji sekitar segini).
Bisa sekolah ga kira-kira?
Kalau jadi dokter dan tanpa bantuan ortu, kyknya mustahil punya rumah.
Masuk FK, kuliah pre-klinis (17/18 - 21/22 th, durasi 3.5-4 th)
Koass, gelar profesi dr (21/22 th-23/24 th, durasi 2 th)
Waktu tunggu ujian kompetensi 2-6 bulan.
Officially dokter berarti usia 24 th.
Dari kemarin kerja ada aja yang bikin emosi. Mau kontol kontolin orang tapi baru banget masuk puasa.
B saat jaga ICU, maunya dapat instruksi matang. B tidak terima pernah dikirim pasien tanpa instruksi salah 1 DPJP, pada secara ilmu kita sudah tau dan pasti tidak ada tindakan.
Prognosa jelek, pasien sudah dapat instruksi DPJP utama. Malam ini B kirim pasien secara laboratoris jelek dan belum dikonsulkan ke IPD, DPJP utama sudah ada jawaban, GDS 1000 :).
Aku tau beberapa muslim ga peduli karena Iran nganut aliran shiah dan semacamnya. Mungkin sebagian merayakan. But it's not about that, at all. It's not about shiah vs sunni. Ini tentang negara lain bisa-bisanya merasa punya hak untuk membunuh pemimpin negara lain yg berdaulat.
Baru tahu weekly insulin udah ada, ini kalau udah masuk Indonesia asik banget buat basal insulin yah, pasien yg ogah² suntik karena sakit harusnya lebih tertib.
Munggahan adalah budaya yang baru gue tahu setelah kerja.
SD gaada
SMP gaada
SMA gaada
Kuliah gaada
Koas gaada
Internship ADA
Lalu semua departemen itu ada munggahan.
Sebenernya budaya dari mana sih?
Gue memaknai aqiqah bukan soal syukuran dan doa aja. Aqiqah 7, 14, 21 hari itu juga ada kewajiban administratif orang tua. Anak harus ada kepastian nama dan hukum. Itulah pak jangan lupa buat akta lahir, BPJS, KIA anak maksimal 21 hari, amit-amit ada apa-apa kan.
Pramono Anung kerjanya payah. Ga se-gigit Ahok, ga se inovatif-birokrat Anies. Kalau mau jadi se level FB sih gapapa yang so-so. Solusi macet TB Simatupang coba kaji lagi dah yang bener. Terus progres taman sama polder mana ini. @pramonoanung