Inilah wajah baru kami
Sudah 11 tahun kami bekerja bersama mitra dan komunitas. Mengelola potensi kekayaan alam di wilayah-wilayah terpencil dan marjinal.
Tenun adalah salah satu pakaian tradisional Indonesia. Setiap daerah memiliki tenun dengan motif dan filosifinya masing-masing. Seperti halnya Tenun Bayan.
Di TM Info kali ini, kami mau berbagi 3 jenis Tenun Bayan.
Tapi, sebenarnya masih banyak lagi loh jenisnya, ada yang tau?
Dari urban farming sampai agroforestri, bertani sekarang gaul, cerdas, dan penuh impact.
Yuk, simak kembali cerita inspiratif anak muda yang bikin pertanian jadi keren di TM Share Podcast Volume 492 di YouTube Terasmitra dan Spotify Komunitas Berbicara.
Tapi lebih dari itu, madu hutan adalah bagian dari hidup masyarakat adat.
Pengambilannya bukan cuma soal panen, tapi soal kearifan; bagaimana manusia, lebah, dan hutan bisa hidup berdampingan.
Tahukah kamu?
Madu hutan itu beda dan ada berbagai macam lebah penghasil madu hutan yang bersarang di pohon-pohon tinggi hutan tropisβdari Kalimantan sampai Nusa Tenggara.
Kaya nutrisi, penuh antioksidan, dan punya rasa kompleks yang alami banget.
Kopi Bukan Sekadar Minuman, Tapi Juga Pahlawan Lingkungan!
Deforestasi mengancam hutan Indonesia, dan meninggalkan lahan gundul yang rentan erosi & kekeringan.
Tapi tahukah Sahabat TM? Kopi bisa jadi solusi reboisasi. Yuk cek selengkapnya dislide!
Sahabat TM tahu ga sih? Kalau di Meramu Rasa #2 kemarin koncoh Omah @omahkayu_hub masak makanan lokal Indonesia. Resepnya berasal dari buku Mustika Rasa
Yuk, kita bongkar makanan lokal yang di masak di Meramu Rasa #2 kemarin
Apa jadinya jika bermain tidak hanya membuat anak-anak senang, tapi juga membantu mereka berpikir kritis, bekerja sama, dan mengenali emosi mereka?
Melalui permainan edukatif, pendekatan pembelajaran menjadi lebih dekat dengan dunia anak. Visual, interaktif, dan kontekstual.
Limbah pertanian ternyata punya nilai ekonomi tinggi jika diolah dengan kreatif. Limbah pertanian tidak hanya bisa diolah menjadi pupuk saja. Tapi juga bisa menjadi pakan ternak, sumber energi baru, dan juga bisa diolah menjadi makanan dan minuman.
Seperti yang sudah dilakukan Kelompok Wanita Tani (KWT), dampingan Kolaborasi Untuk Aksi Lingkungan (KoLing) di Tempelsari. Tidak hanya menghasilkan cuan, mereka sudah bisa menerapkan prinsip ekonomi sirkular.