World Cup standings show who’s leading today.
But champions are remembered for how they finish, not how they start.
The drama has only just begun.
#WorldCup2026
@msaid_didu “Umuru’ de’ na wedding mancaji alasang lettu’ki mappettu’ magerak. Om M. Said Didu, ri umuru’ 64 taung, tettongngi mappakalebbi’ kesehatan sibawa jokka 14,2 km. Akkonsistengeng essoé iyaro investasi madeceng lao ri kesehatan ri wettué pole.”
#OmSaidDidu#JokkaKaki#AtuoangSehat
Indonesia tidak kekurangan bakat. Kita kekurangan sistem yang mampu menemukan dan membina mereka. ⚽🇮🇩
**Bakat memenangkan pertandingan. Sistem memenangkan Piala Dunia.** 🏆
#TimnasIndonesia#GarudaMendunia#SepakBolaIndonesia
Belajar adalah cara terbaik menghormati masa depan. Pendidikan adalah cara paling ampuh mengangkat taraf hidup manusia & memajukan bangsa. Selamat, Prof. Yusril Ihza Mahendra, atas raihan Doktor Filsafat. Semoga semangat belajar & rasa ingin tahu terus menginspirasi Indonesia. 🇮🇩
Berita mengenai ujian terbuka promosi Doktor Ilmu Filsafat saya di Universitas Indonesia, Kamis, 2 Juli 2026, diberitakan satunya oleh Headline @Metro_TV
Bagi saya, pencapaian akademis ini bukan sekadar gelar seremonial, melainkan sebuah refleksi penting dan komitmen nyata yang akan terus melandasi tugas-tugas saya di dalam pemerintahan.
Melalui pendekatan filsafat, saya ingin menegaskan kembali bahwa analisis terhadap masalah hukum tidak boleh kaku, murni tekstual, atau hitam-di-atas-putih belaka. Menghadirkan norma hukum yang adil dan kebijakan negara yang berpihak pada rakyat membutuhkan pemahaman yang holistik—kita harus peka membaca pergolakan sosiologis, dinamika politik, serta mengeksplorasi landasan filosofis mengapa sebuah aturan itu dilahirkan.
Disertasi saya yang mengkaji kembali pemikiran Mohammad Natsir membuktikan hal tersebut: bahwa moralitas dan etika peradaban harus menjadi jangkar utama dalam menjaga tegaknya hukum dan demokrasi di Indonesia.
Filsafat telah membuka ruang berpikir yang lebih integral, mendorong kita untuk melihat apa yang kerap kali luput dari pandangan biasa. InsyaAllah, perspektif ini akan terus menjadi kompas bagi saya dalam mengemban amanah sebagai penyelenggara negara, sekaligus dalam membimbing generasi penerus di dunia akademis.
Terima kasih atas segala dukungan, kritik yang membangun, dan doa tulus dari seluruh masyarakat Indonesia. Mari bersama-sama merawat nalar dan moralitas demi kemajuan bangsa. 🇮🇩
https://t.co/Atw7jChhVy
#YusrilIhzaMahendra #profyusril #HeadlineNews #UniversitasIndonesia #Filsafat
@steve_hanke Corruption must be fought relentlessly. But justice begins with evidence, not headlines. A democracy loses its compass the moment public opinion starts replacing due process.
@steve_hanke Noise isn’t created by numbers. It’s created when purpose is unclear. A team of 109 can become a powerful orchestra—or 109 soloists playing different songs. Markets don’t reward size. They reward trust, clarity, and consistent execution
@islah_bahrawi Islah (الإصلاح) dalam bahasa Indonesia berarti perdamaian, rekonsiliasi, atau upaya memperbaiki hubungan yang rusak. Kata ini berasal dari bahasa Arab ashlaha (أصلح), yang berarti memperbaiki, mendamaikan, atau mengharmoniskan. kuy
Islah bukan soal siapa yang menang, tetapi siapa yang berani mengakhiri pertikaian demi masa depan yang lebih baik. Damai adalah kemenangan tertinggi. #Islah
Untuk Apa Kita Punya Presiden, Kalau Rakyat Kita Tidak Sejahtera!
Untuk Apa Kita Punya Presiden, Kalau Kerjaannya Hanya Omon-Omon Saja!
Untuk Apa Kita Punya Presiden, Kalau Setiap Pidato Hanya Menyalahkan Rakyatnya!
Untuk Apa Kita Punya Presiden, Kalau Rakyat Kita Tidak Sejahtera!
Untuk Apa Kita Punya Presiden, Kalau Kerjaannya Hanya Omon-Omon Saja!
Untuk Apa Kita Punya Presiden, Kalau Setiap Pidato Hanya Menyalahkan Rakyatnya!
@steve_hanke "The goal isn't fewer SOEs. The goal is better SOEs—profitable where they should compete, and purposeful where the nation needs them." *SS*
@steve_hanke The problem isn't that the state owns too many companies. The problem is when state-owned companies become instruments of bureaucracy rather than engines of public value. Closing 800 entities is easy. Reforming the culture that created them is the real challenge.
"Neraca negara tidak diperkuat oleh banyaknya perusahaan, tetapi oleh kualitas aset yang menghasilkan nilai. Reformasi BUMN bukan soal mengurangi jumlah, melainkan meningkatkan produktivitas, tata kelola, dan akuntabilitas demi kepentingan publik."
#BeProfesionalAndPrime2026
@steve_hanke The problem isn't that the state owns too many companies. The problem is when state-owned companies become instruments of bureaucracy rather than engines of public value. Closing 800 entities is easy. Reforming the culture that created them is the real challenge.
Dear Prof. @Yusrilihza_Mhd, masyarakat Aceh masih menanti kabar tentang usulan Teungku Muhammad Daud Beureueh sebagai Pahlawan Nasional. Sudah sejauh mana prosesnya saat ini? Semoga perjuangan dan jasa beliau bagi Republik Indonesia mendapat pengakuan yang semestinya.
Kepercayaan investor tidak dibangun dengan narasi, tetapi dengan data dan tindakan.
✔️ Revaluasi aset negara
✔️ Sertifikasi & legalisasi aset
✔️ Transparansi neraca negara
✔️ Optimalisasi aset menganggur
✔️ Tata kelola yang profesional
#UnlockIndonesiaValue
Presiden Prabowo Dorong Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani, di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta, Minggu (21/06/2026), untuk membahas langkah strategis pengelolaan aset negara secara lebih optimal guna menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap upaya penguatan pengelolaan aset nasional melalui percepatan transformasi badan usaha milik negara (BUMN) dan pengembangan sektor-sektor ekonomi baru yang berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan nasional.
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat didorong oleh Danantara, salah satunya melalui penguatan sektor pariwisata yang terintegrasi dengan penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional, yang mampu menciptakan lapangan kerja dan menarik investasi.
Selain pengembangan sektor ekonomi baru, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian terhadap proses konsolidasi dan transformasi BUMN yang terus berlangsung. Dari total sekitar 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 entitas telah berhasil dikonsolidasikan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, serta mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung negara.
Sumber: BPMI Setpres
#KemensetnegRI
#RilisPresiden