Beredar video pengakuan Branch Manager MNC Bank Kantor Cabang MNC Tower, Sadiah Amir Sussy mengaku menjadi korban saat dipanggil untuk menjalani pemeriksaan internal oleh Bos MNC Hary Tanoesoedibjo (HT).
PihakMNC Group menyampaikan hak jawab atas pemberitaan tersebut. Dalam surat yang diterima redaksi https://t.co/QEdHfnUuJ4, kuasa hukum MNC Group membantah seluruh tuduhan yang disebutkan.
Melalui Legal Councel MNC Group, Chris Taufik, MNC Group menyatakan bahwa Sadiah Amir Sussy saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan oleh kepolisian terkait dugaan pengambilan dana milik MNC Bank.
MNC Group menilai pernyataan yang disampaikan Sadiah Amir Sussy merupakan upaya untuk mengalihkan perhatian dari persoalan hukum yang sedang dihadapinya.
https://t.co/vqr8XXHFxP
Gila, bahkan Rio Ferdinand ikut gerah liat performa wasit tadi malam👀
Rio Ferdinand bilang gini:
“Sepak bola butuh keadilan, bukan aturan yang berbeda untuk tim yang berbeda.
Sudah bertahun-tahun gue duduk di sini dan nonton sepak bola, baik sebagai pemain maupun pundit, dan yang paling bikin supporter kesal adalah inkonsistensi.
Kalau Argentina jatuh kena challenge, peluit kayaknya langsung bunyi. Wasit cepat spot foul, cepat stop play, dan cepat protect mereka. Tapi kalau Mesir yang kena insiden serupa, tiba-tiba game dibiarkan lanjut dan semua disuruh move on.
Itu masalah yang diperdebatkan orang-orang malam ini. Bukan hasil pertandingannya sendiri, tapi kurangnya konsistensi dalam pengambilan keputusan.
Terus lo lihat proses menuju gol kemenangan Enzo Fernández. Mesir teriak-teriak minta foul, pemainnya kerumuni wasit, dan jutaan orang yang nonton kira VAR bakal cek dengan proper. Tapi malah kayak semua orang di ruang VAR lagi tidur.
Buat apa sih VAR kalau bukan untuk nge-review momen-momen krusial di pertandingan penting?
Kalau insiden itu terjadi terhadap Argentina di ujung lapangan yang lain, apakah lo bakal percaya itu nggak bakal dicek? Gue agak susah buat percaya.
Kita udah lihat insiden yang jauh lebih ringan dicek sepanjang turnamen ini.
Itu asal muasal frustrasinya. Fans cuma mau standar yang sama diterapkan ke setiap tim.
Dan mari kita bicara soal sisi disiplin permainan. Argentina kayaknya bisa lolos dari banyak hal. Ada challenge yang biasanya bakal bawa kartu kuning, tapi wasit kayak ragu buat ambil kartu dari kantong.
Kayaknya official wasit takut ambil keputusan yang mungkin bikin Argentina kesal.
Kalau lo lihat beberapa pertandingan Argentina di turnamen ini, ada beberapa momen di mana lawan-lawan mereka ngerasa dirugikan. Satu insiden bisa didebat, dua insiden bisa didebat, tapi akhirnya orang mulai notice ada polanya.
Sepak bola tidak bisa mentolerir persepsi seperti itu. Integritas permainan bergantung pada keyakinan para pendukung bahwa setiap negara diperlakukan setara.
Apakah lo Argentina, Mesir, Brasil, Prancis atau siapa saja, hukum permainan seharusnya nggak berubah tergantung badge di baju lo.
Wasit malam itu punya tanggung jawab buat fair, balanced, dan brave. Tapi malah ninggalin jutaan orang nanya-nanya kenapa beberapa keputusan dikasih begitu gampang buat satu sisi sementara insiden serupa yang melibatkan sisi lain diabaikan.
Sepak bola pantas dapat yang lebih baik dari itu. Pemain pantas dapat yang lebih baik. Dan fans jelas pantas dapat yang lebih baik.”
Yang bikin gue setuju adalah bagian “fans cuma mau standar yang sama”. Itu inti masalahnya.
Lo setuju nggak sama Rio soal wasitnya? Atau menurut lo ini cuma persepsi dia aja?
#ARGEGY
Gila, bahkan Rio Ferdinand ikut gerah liat performa wasit tadi malam👀
Rio Ferdinand bilang gini:
“Sepak bola butuh keadilan, bukan aturan yang berbeda untuk tim yang berbeda.
Sudah bertahun-tahun gue duduk di sini dan nonton sepak bola, baik sebagai pemain maupun pundit, dan yang paling bikin supporter kesal adalah inkonsistensi.
Kalau Argentina jatuh kena challenge, peluit kayaknya langsung bunyi. Wasit cepat spot foul, cepat stop play, dan cepat protect mereka. Tapi kalau Mesir yang kena insiden serupa, tiba-tiba game dibiarkan lanjut dan semua disuruh move on.
Itu masalah yang diperdebatkan orang-orang malam ini. Bukan hasil pertandingannya sendiri, tapi kurangnya konsistensi dalam pengambilan keputusan.
Terus lo lihat proses menuju gol kemenangan Enzo Fernández. Mesir teriak-teriak minta foul, pemainnya kerumuni wasit, dan jutaan orang yang nonton kira VAR bakal cek dengan proper. Tapi malah kayak semua orang di ruang VAR lagi tidur.
Buat apa sih VAR kalau bukan untuk nge-review momen-momen krusial di pertandingan penting?
Kalau insiden itu terjadi terhadap Argentina di ujung lapangan yang lain, apakah lo bakal percaya itu nggak bakal dicek? Gue agak susah buat percaya.
Kita udah lihat insiden yang jauh lebih ringan dicek sepanjang turnamen ini.
Itu asal muasal frustrasinya. Fans cuma mau standar yang sama diterapkan ke setiap tim.
Dan mari kita bicara soal sisi disiplin permainan. Argentina kayaknya bisa lolos dari banyak hal. Ada challenge yang biasanya bakal bawa kartu kuning, tapi wasit kayak ragu buat ambil kartu dari kantong.
Kayaknya official wasit takut ambil keputusan yang mungkin bikin Argentina kesal.
Kalau lo lihat beberapa pertandingan Argentina di turnamen ini, ada beberapa momen di mana lawan-lawan mereka ngerasa dirugikan. Satu insiden bisa didebat, dua insiden bisa didebat, tapi akhirnya orang mulai notice ada polanya.
Sepak bola tidak bisa mentolerir persepsi seperti itu. Integritas permainan bergantung pada keyakinan para pendukung bahwa setiap negara diperlakukan setara.
Apakah lo Argentina, Mesir, Brasil, Prancis atau siapa saja, hukum permainan seharusnya nggak berubah tergantung badge di baju lo.
Wasit malam itu punya tanggung jawab buat fair, balanced, dan brave. Tapi malah ninggalin jutaan orang nanya-nanya kenapa beberapa keputusan dikasih begitu gampang buat satu sisi sementara insiden serupa yang melibatkan sisi lain diabaikan.
Sepak bola pantas dapat yang lebih baik dari itu. Pemain pantas dapat yang lebih baik. Dan fans jelas pantas dapat yang lebih baik.”
Yang bikin gue setuju adalah bagian “fans cuma mau standar yang sama”. Itu inti masalahnya.
Lo setuju nggak sama Rio soal wasitnya? Atau menurut lo ini cuma persepsi dia aja?
#ARGEGY
🚨TERBARU: Selepas Argentina memastikan tiket ke perempat final, seorang suporter Argentina terekam membuat gestur menyerupai monyet ke arah streamer asal Amerika, IShowSpeed. 😳🤮
🎥@ishowspeedsui (Live)
Hehehehehe...
Yg protes banyakan fans netral, tapi dianggap fans Ronaldo.
Jadi makin aneh aja ini Piala Dunia sekarang, macem cebong-kampret aja.
Penonton netral jadi gk punya kesempatan berargumen.
Andaikan yg ditekel seperti ini Messi, akankah sama keputusan wasit?
🚨TERBARU: Bendera Israel terlihat dibentangkan oleh sebagian suporter Argentina ke arah pelatih Mesir, Hossam Hassan yang sebelumnya mengajak dunia sepak bola untuk tidak melupakan para korban di Gaza, Palestina.
Jujur menjijikan.🤮#FIFAWorldCup
FIFA merampok Mesir.
Mesir tidak kalah dari tim yang lebih baik—mereka kalah dari sistem yang curang. 🇦🇷 Vs 🇪🇬
Messi isn't the GOAT; he's just a loser who became FIFA's golden boy.