mjb, nugu ini kan emg awalnya sebutan buat sebuah group kpop yang ga terkenal, kalo ada yg bawa bawa kata nugu buat vtuber itu konotasi nya ke arah negatif. maksudnya ya, wong udah nugu tuh gausah bertingkah gitu loh, ini mah udahlah nugu, pake bertingkah lagi
Dari semua kasus yg beredar kenapa harus sampe penggunaan kata “nugu” aja di bahas… sebagai vtuber normies yg memang kpopers ini agak tersentil aku😔
Padahal di bayanganku emang awalnya vtuber itu konsepnya virtual idol🥲
Mending rehat sosmed keknya ini mah aku, ovt mulu🥲🥲
Istilah nugu ini kesebut awalnya karena apa coba? Karena vtuber-vtuber yang cabul deh? Mungkin gw kurang jauh mainnya tapi sejauh ini gw belum liat yang bawa-bawa kata nugu buat ngatain vtuber yang adem ayem aja?
Ini bentuk nyata gimana rape culture beroperasi: nuntut bukti berlebihan, ngeraguin kesaksian korban, dan mengabaikan UU TPKS sudah mengakui keterangan korban dan saksi sebagai bukti sah.
Kan selama ini yang bermasalah APH dan pemerintah nya, ini cowok sibuk bener ngatur korban.
Kembali ke pertanyaan: "udah lama kok diungkit?"
Vtuber itu ya ada manusia di baliknya. Pilot si Vtuber emang entitas berbeda dari persona online tapi mereka satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Pemikiran karakter Vtubernya ya = pemikiran Pilotnya, most of the time.
Kasus dia gak ada bedanya dengan kasus KBGO lain: Sama2 dilakukan oleh orang sange dan gak mikir pake otak tapi pake selangkangan.
Kalo lu mau research lebih bagus lagi, gravt bukan agensi. Mereka grup yang dibentuk berempat dan akhirnya memutuskan untuk bertiga.
Gue bukn fans Akemi, bahkan nggak ngesubs juga. Tapi jujur, ngeliat kasus ini kok rasanya janggal ya.
Agensinya ngeluarin Akemi dengan ngungkit dugaan kejadian tahun 2016. Padahal "Akemi" sendiri baru debut sebagai VTuber tahun 2020. Berarti kalau emang kejadian itu bener, itu-
Kagak ada doxx karena korban tetap dirahasiakan dan gak ada yang peduli sama irl si pelaku. Keputusan dikeluarin dari grup itu udah bagus, soalnya space Vtuber itu rentan banget karena konsumennya didominasi perempuan (need backup data, pernyataan ini purely based on observation)
[ PERMINTAAN MAAF ]
Saya, Hikki Komaru meminta maaf atas surat klarifikasi yang saya post tanggal 24 Juli 2026 jam 03.19 WIB dini hari. Post tersebut adalah hasil dari batsu dari collab game REPO sehari sebelumnya pada tanggal 23 Juli 2026.
Surat tersebut awalnya merupakan batsu dan bentuk permintaan maaf saya kepada seorang kolaborator karena karakter beliau belum saya tampilkan di thumbnail collab stream tersebut. Nyatanya, format yang saya gunakan menyinggung banyak pihak dan dikaitkan dengan perilaku nirempati pada persoalan yang sedang terjadi di kalangan vtuber Indonesia.
Saya sendiri tidak bermaksud demikian dan saya tidak pernah mendukung perilaku penyimpangan kekerasan seksual dalam bentuk apapun. Saya pun meminta maaf sebesar-besarnya karena saya menggunakan format yang serupa sehingga menimbulkan berbagai asumsi maupun spekulasi mengenai apa yang menjadi konten dari surat klarifikasi tersebut.
Mengenai klip yang beredar, host dari collab stream sudah menyampaikan untuk memberikan "DISCLAIMER" mengenai surat klarifikasi merupakan batsu semata, namun saya terlambat menyampaikan post maupun QRT mengenai Disclaimer surat tersebut. Hal ini murni kelalaian saya.
Agar tidak memperkeruh keadaan, saya akan take down semua post, komentar maupun rekaman live terkait postingan surat klarifikasi maupun kolaborasi tanggal 23 Juli 2026 kemarin.
Akhir kata, sekali lagi, Saya, Hikki Komaru meminta maaf bagi semua pihak yang merasa tersinggung maupun terugikan oleh post saya sebelumnya, termasuk teman-teman kolaborator Collab REPO sebelumnya.
Kejadian ini akan saya jadikan sebuah pembelajaran untuk lebih mempertimbangkan apa yang pantas dan tidak untuk dilakukan dalam dunia virtual streaming, sehingga kejadian serupa tidak akan terulang lagi.
Halo temen2 semua, mungkin ada temen2 yang kenal sama UpiYupi @ThePurpleEyes_ dengan profil berikut. Aku mau menghimbau agar temen2 yang masih temenan atau berafiliasi dengan yg bersangkutan bisa memutus afiliasinya atau bub, karena dia adalah orang yg problematik.
@MNtwit_ Gw mutualan sma ni orang, pernah nawarin buat jastip cmn gw nolak krna emng saat itu masih ada kebutuhan lain. Btw akun instagramnya masih blom di priv kok. Buat korban” bisa dm akun instagramnya @.panggilawanaja sama @.morinagachilkit__
Hello, this is Dareus. I’d like to make a small announcement regarding AKA Virtual ID’s current situation.
Before anything else, I no longer represent AKA Virtual in any way, including with this statement. When I mention “ID” or “Indonesia,” I am referring only to the Indonesian operational team/staff that worked within the company, not the company itself. This is also not an official statement on behalf of the team, but rather my personal explanation to give some closure to talents, fans, and former staff.
What happened?
Since February 2026, all ID staff made the decision to stop working with the company due to internal issues that I will not disclose publicly, though they have recently been resolved.
AKA Virtual ID was never originally built as a profit-oriented VTuber agency. For much of its early existence, it functioned more as a supporting initiative than a standalone business. I joined in October 2023 through JKT48V and gradually took over leadership of the agency after my predecessor stepped back. Starting in 2024, we began restructuring the agency with the goal of building long-term sustainability.
To be transparent, we entered 2024 with almost no incoming revenue. Even so, by the end of 2025, it became clear that the agency had genuine potential to grow into a healthy and sustainable business. The foundation was there: a dedicated team, improving structure, and clearer direction. Given more time and stable conditions, we truly believed it could become something much bigger.
Throughout this period, the Indonesia side continued to perform positively. Daily operations, talent development, and partner interest continued to show momentum, including from partners introduced through Japan.
There were also changes within the talent roster during this time. However, these changes DID NOT directly affect the agency’s ability to operate. While adjustments and adapting were necessary, the team remained optimistic about the future. We had already begun building a structure that relied less on any single individual or group and focused more on long-term stability. I’m grateful to every talent who was part of the journey, both those who stayed and those who left earlier. Their involvement or lack thereof SHOULD NOT be connected to the issues that later occurred.
So what were the issues?
Parts of the overall operational structure depended on processes outside the local team’s direct oversight. While relationships and collaborations continued normally, maintaining long-term operational stability under the existing structure became increasingly difficult. As a result, continuing operations in a fully sustainable and responsible way became more challenging despite the positive progress being made locally.
Even so, I remain proud of what the team accomplished. In under two years, what started as a supporting initiative evolved into something with real potential. It showed that a local VTuber agency can be built with care, structure, and integrity, and that with the right conditions, it could have grown into something even stronger.
The decision for everyone to leave was not due to a lack of belief, effort, or the talents/staff involved. Rather, it came down to timing, structural limitations, and the responsibility we had toward everyone involved. I hope what we built can still become a meaningful foundation for future opportunities, whatever form they may take.
Lastly, I want to wish the best to all talents and staff involved throughout this journey. As of this announcement, I have no plans to return to the VTuber industry and would prefer to return to being a normal salaryman/working-class person 📜.
I’m deeply grateful for the connections I’ve made with partners of other agencies/teams across the industry, and I sincerely hope the VTubing in general as a hobby and industry itself continues to grow into something bigger and more resilient in the future in Indonesia.
Thank you.