HOHO BLUNDERRR LAGI INIII WKWK
Secara tidak langsung, mereka menormalisasi praktik KKN. Kata "MEMPERMUDAH" itu udah jelas banget. Mempermudah keluarga pejabat dalam pengurusan VISA.
Artinya? Yapp ini ada penyalahgunaan wewenang. BUKAN BERARTI LO KELUARGA PEJABAT TERUS BISA DIBEDAIN PROSES PENGURUSAN VISANYA AMA YANG SIPIL.
SEKALI LAGI, ANAK PEJABAT GA ADA URGENSI DALAM KUNJUNGAN DINAS YA KHUWONTOLL... 😾😾🫵🫵
Gimana mau berantas judol anak menteri aja main judi pamer.
Kan bisa diem diem yak. Butuh banget pengakuan kayaknya. Kayak orang jarang dapat spotlight.
Here's to you Hossam Hassan.
Saat timnya berpeluang mengukir sejarah lebih hebat lagi di panggung World Cup 2026, dengan gagah berani dalam presscon nya jelang lawan Argentina, dia menyerukan bagaimana seharusnya dunia bersikap atas apa yang terjadi di Palestina
"Kita hidup pada zaman ketika hewan disakiti aja, di Eropa, di Amerika, di seluruh dunia, bakalan pada ngebahas, ngeributin.
Sedangkan setiap hari, ribuan manusia tewas dibunuh, termasuk wanita dan anak anak, juga keluarga yang harus hidup dan tinggal di bawah tenda menghadapi berbagai cuaca. Sementara kita duduk manis di ruangan ber AC, ngemil enak.
Gimana kita bisa gak iba ke anak anak yang ngga bisa makan, kena penyakit dan wabah?
Kalo saya sebagai manusia gak bisa ikut ngerasain apa yang terjadi di Palestina, rasanya percuma jadi manusia. Ga peduli itu Muslim, Kristen atau Yahudi, kalo beneran ga peduli itu, artinya udah kehilangan rasa kemanusiaannya.
Ini aib buat kita semua. Aib buat seluruh dunia. Bukan cuma Arab atau Afrika. Aib buat orang-orang yang punya kekuasaan, yang biarin orang-orang kayak kita dibunuh begitu aja. Kita semua sama. Punya mata, muka, kepala, badan.
Saya bicara tentang kemanusiaan, apapun agamanya. Saya adalah manusia sebelum segalanya, identitas, agama ataupun
Dan lewat sepakbola ini, the world's greatest soft power, lewat para pemain, jurnalis dengan agama, negara apapun, sampaikan pesan yang sama.
Biarkan rakyat Palestina hidup. Mereka ngga minta apapun selain kesempatan untuk hidup.
Dan kita harus menghormati hak hidup setiap manusia, serta keadilan dalam hidup"
1. MBG di korupsi
2. IKN batal jadi ibukota
3. Kopdes the next MBG
4. BUMN sering rugi (bagi bagi jabatan)
5. Rupiah sekarat
6. Naikin dan pungut PAJAK adalah program pemerintah paling sukses
Gak usah heran kartu merah Balogun diintervensi. Ini cuma kepanjangan kebiasaan dari dunia nyata (baca: di luar gelembung sepak bola) aja, kok. Aslinya, ada sejarah panjang mereka suka intervensi negara orang demi interest (kepentingan) pribadi.
Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah 🇮🇩 tidak memenuhi undangan Iran utk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yg terbunuh dlm serangan militer ilegal.
Yg saya dengar, berbagai upaya gigih Iran utk mengundang Pemerintah 🇮🇩 tidak mendapat tanggapan. (Mereka kan juga punya harga diri - tidak mungkin mengemis-emis kehadiran kita.) Akhirnya, yg hadir hanya Dubes RI di Teheran - yg dianggap oleh Teheran sbg sikap menyepelekan undangan ini, bahkan dianggap sbg tamparan. Sementara Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Kazakhtan, Mesir, Pakistan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, Bangladesh dll (lihat daftar dibawah) sama sekali tidak ragu mengirim delegasi resmi pada tingkat Menteri, bahkan Pakistan pada tingkat Presiden. 🇮🇩 sbg negara berpenduduk muslim terbesar di dunia satu-satunya yg ABSEN mengirim delegasi. Bahkan Malaysia nampak lebih bebas aktif dari Indonesia.
Apakah ini berarti polugri "bebas aktif" kita mulai LUNTUR krn 🇮🇩 takut/sungkan thdp Amerika ? Has “FEAR” become a factor in Indonesian foreign policy ? Ataukah kekhilafan ini lebih mencerminkan MANAJEMEN sistem politik luar negeri yang penuh masalah - sebagaimana biasanya, surat undangan macet di berbagai meja dan tidak ada yg berani mengambil keputusan. Paling tidak 🇮🇩 bisa mengirim Wamenlu urusan dunia Islam Anis Matta - tapi beliau justru keliling Asia Tengah utk kunjungan yg sifatnya rutin.
Kita seakan melupakan bhw Iran adalah sahabat lama Indonesia, hubungan selalu terjaga dgn hangat dan saling menghormati, dan tidak pernah ada konflik antara kedua negara. Kehadiran delegasi resmi 🇮🇩 dlm acara penghormatan terakhir Ayatollah Khamenei (yg sayangnya tidak terjadi) seharusnya menjadi momen pembuktian diplomasi bebas aktif Indonesia, momen persahabatan RI-Iran sekaligus sinyal tegas dari Jakarta bhw adalah aksi pembunuhan Ayatollah Khamenei adalah aksi ilegal yg melanggar hukum dan norma internasional.
Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dlm situasi yg sensitif, kita bersembunyi.
Please remember : bebas aktif adalah #diplomasiberprinsip, bukan #diplomasisungkan
Boleh dikutip.
Subuh, Yogyakarta, 9 Februari 2008
Lambang Babar Purnomo, seorang PNS arkeolog senior, alumni FIB UGM, ditemukan tewas di selokan di jalan lingkar luar utara Yogyakarta.
Dia baru pulang sekitar jam 4 pagi setelah bertemu dengan sejumlah teman arkeolognya.
Harusnya di hari itu, siangnya, dia menjadi saksi ahli dalam persidangan perkara kehilangan dan pemalsuan beberapa benda berupa arca, koleksi Museum Radya Pustaka, Solo.
***
Beberapa waktu sebelum kejadian, dia ditugaskan kantornya untuk pengambilan dan pengembalian benda pusaka ke tempat seharusnya.
Benda-benda itu akhirnya Pak Lambang temukan di bangunan rumah pribadi di Jakarta.
Milik siapa rumah itu?
Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto.
Setelah menjemput arca di rumah itu, Pak Lambang juga bilang bahwa ada fosil gading dan arca-arca lain tanpa dokumen.
Pak Lambang dijadwalkan menjadi saksi ahli di pengadilan untuk kasus ini.
***
Polisi menyatakan kematian Pak Lambang adalah karena kecelakaan tunggal sepeda motor.
Tidak ada yang janggal kata Polisi.
Tapi, ini janggal karena jenazahnya tidak menunjukkan kalau itu kecelakaan tunggal.
Setelah diotopsi, laporan medisnya bilang, ini tidak seperti biasanya kecelakaan tunggal sepeda motor
Dokter yang melakukan otopsi bilang kalau ini tidak seperti kecelakaan, tapi bisa jadi karena: kepalanya dipukul atau dipuntir.
"Seperti di film-film itu, lo, sampai bunyi krek."
Kutipan dokter itu dimuat di laporan Tempo tanggal 29 September 2008.
Tapi polisi tetap menyatakan itu kecelakaan tunggal.
Kematiannya tidak pernah dibawa ke pengadilan.
Kebetulan Tempo, beberapa bulan lalu mengangkat kasus ini sebagai kilas balik. Menarik disimak.
Di penghujung wawancara, host Kompas TV bertanya kepada Menteri Koperasi Feri Juliantono:
"Padahal sudah ada IKOPIN , kenapa tidak dipakai untuk melatih manajer koperasi?"
Jawaban Menteri: "Baru rencana. Baru prosesnya."
Jadi urutannya:
✅ Institut Koperasi Indonesia (IKOPIN) , sudah ada puluhan tahun
✅ Punya kurikulum manajemen koperasi
❌ Tidak dipakai melatih calon manajer KopDes
✅ Latsarmil 45 hari di barak TNI , baru dibuat
✅ Materi: halang rintang, menembak, PBB
✅ Hasilnya: 5 orang meninggal dalam 10 hari
Institusi yang tepat: tidak dipakai.
Institusi yang tidak relevan: dipakai , sampai ada korban jiwa.
Siapa yang memutuskan itu, dan atas dasar apa?
🤔
BRYAN MBEUMO is Currently earning £150k Weekly.
MATHEUS CUNHA is Currently earning £180k Weekly.
BENJAMIN SESKO is Currently earning £160k Weekly.
These are Players that fought hard for MANCHESTER UNITED to be where they are now.
And MATEUS FERNANDES who comes from Relegation will earn £200k to £250k.
1��bet Ambassador SANDRO TONALI Who Couldn't help NEWCASTLE UNITED to qualify for any EUROPEAN Competition will walk in and start earning £300k.
How will BRYAN MBEUMO, MATHEUS CUNHA & BENJAMIN SESKO will feel if MANCHESTER UNITED gave these two Players these Wages.
Don't you think this will pull dressing room back? think what the board is trying to do......they want to balance the wages.
You must earn it if you want a big Contract....this is how SANCHEZ & PAUL POGBA wages drow MANCHESTER UNITED backward.
⛳ MANCHESTER UNITED board knows what they are doing and l am rooting for them.
pesertanya ada 35rb orang, kalo dikali 30jt bisa ampe 1 triliun lebih CUMA BUAT MAEN TENTARA2AN ANJEEEENGGGGGG BUBAR AJA INI NEGARAAAAA WE’RE SO DOOMED
Dan ternyata, Ahli DPR dalam gugatan MBG di anggaran pendidikan adalah Dekan FH UI, dekan saya sendiri, Bapak Parulian Paidi Aritonang. Betapa kecewanya dan sedihnya saya ketika menyaksikan hal tersebut dan vis a vis dengannya di MK.