Kita bisa menghargai tanpa kehilangan suara, bisa sopan tanpa mengorbankan batasan, bisa hormat tanpa membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar.
Jengan biarkan status usia membuat kita ragu berdiri tegak membela kebenaran.
Sekalipun lebih tua dr kita, bukan berarti mereka selalu benar, bukan harus selalu dipercaya dan diturutin.
Usia membawa pengalaman, tidak menjamin kebijaksanaan.
Hormat memang penting, bukan berarti harus tunduk pada perlakuan yang tidak adil, tidak bijaksana dan manipulatif.
“Orang-orang bilang, bagian terberat dari menjadi dewasa adalah kamu akan dipaksa untuk selalu berjalan, tidak peduli sedang sesulit apa keadaanmu saat itu, kamu harus tetap berjalan. Sebab, hidup memang seperti itu.” — @briankhrisna
Entah siapa yang menuliskannya, tapi ini masuk akal bagiku:
“Di cintai itu batas paling bawah, pastikan kamu dihormati, diutamakan, didukung, dibanggakan, diinginkan, dan dilindungi”.
Pergi bekerja untuk anak, diam dirumah juga untuk anak. Tidak ada yang salah!. Yang salah itu pemikiran manusia julid yang tidak memiliki kontribusi apapun kecuali maido.