๐๐๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐๐ ๐ก๐๐ ๐ค๐ฃ ๐ค๐ก๐๐ ๐๐จ๐จ๐ฎ - Arunika Prastadi. Gema Gempita dunia, menjadi pemeran unggul yang tak terkalahkan. Hidup di dua dunia 2005 & 2097.NSFW.
ใ ค
Jangan tertipu wajah ๐:๐ข๐ช๐ฉ nya
ใ ค ia perempuan pembunuh
berdarah dingin.
Sapa ia ๐ผ๐ง๐ช๐ฃ๐๐ ๐ ๐๐ง๐๐จ๐ฉ๐๐๐
Hidup di Dunia, 2005 & 2097
ใ ค
๐๐๐ผ๐๐ฎ ๐๐ฎ๐๐ฎ, ๐ก๐๐๐ฎ๐ป๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ. ๐ฎ๐ฌ๐ต๐ณ
แ
แ
Menemukan salah saru artefak di pasar loak. Dengan satu lembar sisa uang di saku celana mari kita lariskan dagangan si ibuk ini.
แ
แ
Ia melihat Rein yang terlihat tertarik dengan piringan hitam, namun rasanya aneh seperti menemukan peta harta karun bingung bagaimana memakainya. "Heh! Lu ngapain? Suka lagu? Gue ada rekomendasi mau?" Runtutan pertanyaan namun Aru penasaran kok bisa ia seperti bingung.
Hari ini berkunjung ke Oktav Musik Studio. Awalnya cuma berniat menyiapkan bahan untuk operasi kedua, tapi tampaknya ada yang tertarik dengan barisan piringan hitam di sana.
Ini mah buat gue." Gumamnya yang langsung memakainya, tentu saja ia langsung menautkan pada ponselnya terduduk dan menikmati, suasana ruangan yang syahdu dengan lampu temaram tak sadar Arunika terlelap.
Rasanya masih asing dengan tempatnya, netraku menelisik berbagai sudut apakah ada tempat teduh untuk tidur ia melihat ada satu headphone terpasang di sepatu kekehan lolos "masa sepatu di kasih headphone?
Oktav Music Studio. Banyak instrumen fisik di sini, boleh dimainkan. Dan ada harta karun ... piringan hitam! Vintage banget suasananya. Kita diperbolehkan juga buat memutar piringan hitam pakai pemutar punya Bu Oktavia.
โXav, ini mau di penuhin apa segini aja? Gue udah ini lu mau foto kah?โ Ia mengambil langkah mundur membiarkan puan dengan ponselnya itu bekerja.
โOh iya Rein sudah? Bisa kah itu dia Xav?โ sambungnya pada Xaviera.
@vintazhour