“Jangan duduk dengan sekumpulan orang yang gemar membicarakan orang lain. karena ketika kamu pergi, kamulah yang menjadi topik berikutnya.”
— Tupac Shakur
Uwais Al-Qarni rahimahullah berkata,
Jika engkau shalat, mintalah pada Allah agar memperbaiki kondisi hati dan niatmu, karena tak ada yang lebih susah untuk kau obati selain keduanya.
(Shifatush Shafwah 2/31)
استغفر الله العظيم واتوب اليه
Pada akhirnya…
Yang perlu kita jaga bukan dunia, tapi diri sendiri.
Bukan untuk jadi sempurna, tapi agar tetap waras dan tidak melukai siapa pun.
Kendalikan diri, bukan orang lain.
Jika kamu harus berfikir 10 kali untuk mengeluarkan uang, maka kamu harus berfikir 1000 kali untuk memberikan waktumu untuk orang. Sebagaimana tidak semua orang berhak mendapatkan hartamu, begitu juga tidak semua orang pantas diberikan waktumu . . .
Bungkus rapi kesombonganmu itu, karena kesengsaraan bisa datang kapan saja. Seleksi alam itu kejam, maka berhati hatilah dalam bersifat dan tutur bicara.
Tak ada kopi nikmat tanpa biji yang rela terbakar, dalam setiap seduhan kopi, ada cerita tentang kesabaran. hidup ini tentang menikmati rasa dalam setiap prosesnya, bukan sekadar menunggu hasil akhirnya.
"Jika engkau merasakan sakit pada dirimu, itu tandanya engkau masih hidup, tapi kija engkau merasakan sakit yang dirasakan orang lain itu tandanya engkau manusia."
_Jalaluddin Rumi.
Jatuh cinta banget sama quotes ini
"Sumber kelimpahan rezeki yang kamu terima, bisa jadi berasal dari cara kamu ikhlas menerima dipandang buruk, dituduh dan dipojokan oleh orang lain. Dibuat sakit hati, tapi kamu tidak membalas. Jadi, perbesar wadah penerimaan kamu ya. Kadang, semesta emang selalu punya reward yang indah.
Semakin lama kamu mengenal seseorang maka akan semakin terlihat pula segala kekurangannya. Pada titik itu Allah akan menguji kamu dengan pilihan, bertahan atau pergi.
dari semua keterlambatan yang ada, semoga kita tidak pernah terlambat untuk menghargai. sebab keberadaan orang yang selalu ada seringkali tidak terlihat, yang berusaha memberi nyaman dan bahagia sering kita abaikan dan sepelekan.
Jika engkau ingin kenikmatan yang engkau peroleh itu langgeng, maka jangan engkau sebutkan kenikmatan itu di depan orang, karena tidak semua orang yang mendengarkanmu itu menyukai engkau mendapatkan kenikmatan itu.
- Sayyidina Ali bin Abi Thalib
Saya mau cerita soal investasi emas dengan cara beli dan gadai. Untung atau rugi, Anda bisa kasih pendapat.
Note: angka saya bulatkan sedikit.
Saya beli emas 100gram awal Januari 2023 seharga Rp 105juta.
Emas langsung saya gadaikan di BSI, dapat uang Rp 80juta.
Berarti modal saya Januari 2023 Rp 25juta.
Setiap 4 bulan, saya harus bayar biaya gadai Rp 4juta, atau Rp 1juta/bulan.
Sekarang, atau 28 bulan kemudian (akhir April 2025), total biaya gadai yang saya bayar totalnya Rp 28juta.
Sekarang emas itu saya jual, laku Rp 180.000.000 dan saya pakai menebus gadai Rp 80.000.000. Uang yang saya pegang masih sisa Rp 100.000.000.
Ringkasan:
Modal awal Rp 25juta.
Modal berjalan Rp 28juta, saya cicil selama 28 bulan.
Total modal Rp 53juta.
Hasil Rp 100juta, alias untung Rp 47juta dalam waktu 28 bulan.
47juta/53juta = 88,67% dalam waktu 28 bulan, atau 3,16%/bulan. Note: yang Rp 28juta keluarnya bertahap.
Di twit lanjutan, saya mau cerita bagaimana hasilnya jika saat itu saya beli emasnya tidak 1 keping, melainkan 2 keping.
فَاِحمِلِ النَفسَ عَلى مَكروهِها # إِنَّ حُلوَ العَيشِ مَحفوفٌ بِمُر
Bawalah nafsumu pada sesuatu yang tidak disukai oleh nafsu tersebut#sebab kehidupan yang manis akan selalu dikelilingi dengan perkara yang pahit.
-Basyar bin barad
Mari menata ulang apa saja yang berantakan, mari berdamai dengan apa saja yang gak bisa di paksakan. Beri kesempatan diri kita untuk melanjutkan dan memiliki sebaik baiknya kehidupan.