Negeri yg dipimpin para Ketua Kelas
Betapa tidak, statemen yang keluar jelas tdk bermutu dan asal keluar. Jadi ingat waktu dulu, banyak pejabat angkat telor dan siap pak, siap salah dan hanya dipuaskan dengan data-data optimal. Tidak butuh kenyataan.
Mampukah pria tampan dan tajir mengungkapkan cintanya kpd NKRI? Dengan mengambil dananya dr luar negeri,mendorong investasi dalam negeri, tdk menikmati glamourisme & foya-foya di luar negeri? Atas alasan patriotisme. Mari kita mulai dari pejabat tinggi. Adakah? Eh aku masih mimpi
Saya cinta NKRI, tp saya tdk ada instrumen mencintainy selain berupaya membuang sampah pd tempatnya,ikut jalur antri,taat pajak dan hal yang seharusnya remeh temeh ga perlu sulit melakukannya. Meskipun itu tak dianggap. Tapi mampukah pria tampan nan tajir mengungkapkan cintanya?
Apa yang sebenarnya yang diinginkan pemerintah sekarang? Kemana arah tujuannya?
Yg sy tangkap adl, bagi-bagi kekuasaan ya jelas, mbuat aturan yg dalam pandangan sy belum urgen, program blm berpihak ke kepentingan umum.
Bantu kami, saya melihat sudah masuk air ke lambung kapal
Era dimana kita mengetahui banyak hal, memiliki logika tertinggi dr seluruh spesies dan menguasai teknologi namun kita gagal memahami bahwa LGBT adalah Setan. Justru dunia mengundangnya. Sudah tertulis memang.
Pak, mumpung kurikulum sering berubah ubah mohon disisipkan mata pelajaran BUDAYA MALU.
Setidaknya, generasi mendatang punya rasa malu kalau gagal dan bersedia mundur utk kasi kesempatan ke yg lebih bisa dan fresh.
Kadang eh keseringan mereka mempercayakan kotbah firman Tuhan tidak melihat komposisi kualitas jemaatnya. Please jangan utus berkotbah guru sekolah dasar! Serasa mau tunjuk tangan jadinya. Dan corat coret bangku. Hehe