Kamu suka makan nanas…
tapi kamu gak sadar satu hal:
dia satu-satunya buah yang bisa “melukai” kamu,
tapi kamu tetap menikmati.
Nanas mengandung enzim bernama bromelain.
Tugasnya?
Memecah protein.
Dan masalahnya…
mulutmu juga terbuat dari protein.
Makanya setelah makan nanas:
• lidah terasa perih
• bibir agak “panas”
• kadang muncul rasa gatal
Itu bukan alergi.
Itu karena nanas sedang “mengurai” lapisan kecil di mulutmu.
Secara perlahan.
Tapi justru di situ letak manfaatnya.
Bromelain bukan cuma bekerja di mulut,
tapi lanjut di dalam tubuh:
• membantu pencernaan protein
• mengurangi peradangan
• mempercepat pemulihan otot
Fakta yang jarang orang tahu:
nanas muda = lebih “menyakitkan”
nanas matang = lebih bersahabat
Karena enzimnya lebih aktif saat masih muda.
Kadang...
yang terasa gak nyaman di awal,
justru yang paling membantu tubuhmu.
yang terasa perih…
justru yang paling bermanfaat.
Kamu ngerasa gitu gak?
Ketika sudah tidak ada yang menegur, melarang, memperhatikan, bahkan mengarahkan, setidaknya kamu harus bertanya, ini kebebasan atau kesepian?
— Nasihat Alm Bapak
@afrkml Klo nyeri dada setelah makan dan bukan krn aktivitas berat.
Nyeri tumpul dlm hitungan detik dan tidak penjalaran.
Tp ttp merasakan kecemasan takut kenapa 2 dok...
Hanya Allah Yang Mutlak Benar
Smua ilmu manusia itu relatif. Jangan trus di Tuhan-kan.Jangan trus di Nabi-kan.Jadi tidak pernah anda benar²mengerti sesuatu hal.
Puncak pengertian anda sll menghasilkan ketidak-mengertian baru.
Tdk ada orang yg benar² mengerti.
#72MbahNun@edhnx
Kadang kita terlalu takut kehilangan.. dan tak siap kalau semua akan menjadi cerita yang cuma bisa dikenang, bukan lagi yang bisa dipegang. Jika saat ini,apa yg kau rindu masih bisa kau temui.. temuilah.
🎥tenvibesstory
Terlalu indah di lupakan
Terlalu indah di kenangkan
Setelah aku jauh berjalan
Dan kau..... Ku tinggalkan....
Betapa hatiku bersedih
Mengenang kasih dan sayangmu
Setulus pesanmu kepadaku
Engkau kan menunggu......
Menggalau🫶🏽🤍🫰🏽
Siapa saja yang tidak dianjurkan untuk berpuasa Ramadan?
Ada 11 kelompok pasien yang tidak boleh puasa Ramadan adalah:
1. Pasien dalam perawatan rumah sakit dan dalam keadaan di infus baik infus cairan maupun makanan atau pasien yang sedang mendapat transfusi darah. Pemberian infus makanan dan darah membatalkan puasa. Termasuk pasien PDP dan positif covid-19 dalam perawatan.
2. Seseorang yang sedang dalam infeksi akut misal radang tenggorokan berat, demam tinggi, diare akut, pneumonia, infeksi saluran kencing dan infeksi lain yang menyebabkan demam tinggi.
3. Seseorang dengan migren atau vertigo dimana kondisi sakitnya akan bertambah buruk jika pasien tersebut tidak makan atau minum obat.
4. Pasien dengan gangguan pernafasan akut seperti asma akut, penyakit paru obstruksi kronis yang berat.
5. Pasien jantung dengan gagal jantung.
6. Pasien sakit maag yang sedang dalam keadaan akut misal muntah-muntah hebat dan nyeri hebat sampai keluar keringat dingin.
7. Pasien kanker yang sedang dalam pengobatan atau belum diobati.
8. Pasien dengan gangguan liver kronis lanjut misal sirosis hepatis grade B atau C.
9. Pasien dengan gagal ginjal kronis yang sedang menjalani cuci darah atau peritoneal dialisis.
10. Pasien kencing manis dimana gula darahnya belum terkontrol atau kalau pun terkontrol tetapi dengan kebutuhan insulin masih tinggi lebih dari 40 U per hari.
11. Orang tua usia lanjut dengan menderita pikun (Alzhaimer), dimana sulit mengingat apakah sudah makan atau sudah minum.
Mudah2an dengan informasi ini kita bisa mengingatkan anggota keluarga kita yang masuk pada kelompok yang tidak dianjurkan puasa ini untuk tidak berpuasa. Agar tidak mengalami gangguan kesehatan yang berat. Sebaiknya pada masyarakat yang tidak masuk kelompok tersebut mustinya bisa melaksanakan puasa Ramadan.
Silahkan mampir ke blog saya
https://t.co/CSNC4lfT6F
“In lam takun 'alayya ghodhobun fala ubali”. Asalkan Tuhan tidak marah kepadaku, apapun yang terjadi padaku aku tidak perduli"
.
. (Falaa Ubali = tidak peduli/masa bodo/Ora patheken)
@piweling.maiyah .
Kalau menurutmu aku ini orang tersesat, kenapa tak kau peluk dan sayangi aku, kemudian kau tunjukan kebenaran itu.
Kenapa kau malah membenciku, mengutuk, menghardik, dan bahkan memutuskan persaudaraan denganku?
Tansah Pinaringan Sehat Walafiat Mbah Nun, Ugi Gus Mus
#KatamAiyah