Kalo di lihat dari video ini, kayaknya mbak yg menjahitkan baju itu gak ada kata2 kasarnya, kalau kecewa iya. Karena si ibu ini tidak sesuai janji dalam mengerjakan pesanannya.
Justru si ibu ini marah2, ngomel2, bawa2 suku bahkan menghina suku tersebut. Mana ada kata2 ngancam mau membunbun pula.
Ibu ini menurut ku sih udah rasis banget dan itu sangat di sesalkan.
tadinya emang lucu sih. tapi kalau yang dibahas terus martunis mulu, jatuhnya udah bullying.
padahal dari awal juga udah dibilang kalau dia ga pernah janji bakal bisa temuin dia sama ronaldo. mungkin dia aja yang ekspektasinya ketinggian ke martunis.
bukan ngebela ya, cuma kasihan aja. sampai dihujat segitunya.
bahaya banget punya temen kayak gini. 💀
Video ini dulu viral sekitar Februari 2023
Waktu itu, bu Afni Zulkifli masih menjabat sebagai Tenaga Ahli Kementerian LHK
Menegur orang-orang yang mengancam akan membunuh gajah liar yang lewat di kebun mereka.
Dia bantah:
"Bukan salah gajahnya, tapi salah kelen bikin kebun di habitat gajah"
Sekarang, beliau sudah jadi Bupati Siak.
Semoga beliau tetap konsisten menjaga satwa yang di lindungi di kabupaten Siak.
Jadi, ada seorang warga yang didatangi Petugas Sensus Ekonomi 2026 di rumahnya.
Terjadi perdebatan antara petugas dan orang tersebut. Dia mempertanyakan apa keperluan sensus ekonomi dan apa untungnya bagi masyarakat jikalau disensus.
Para petugas ini diketahui di video tidak memberikan jawaban yang puas bagi dia dan seakan berdebat dengan warga ini panjang kali lebar.
Pada akhirnya dia tidak jadi didata dan petugas itu pergi 😅.
Para petugas Sensus harus sabar-sabar ya hadapi Warga Indonesia.
🎥 : khairul azli
JEBAKAN BETMEN NIH GUYS
35.000 orang S1 calon Manager Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), speknya gini :
- Pendidikan Komcad 3 bulan
- Kursus Manajer Koperasi cuma 1 bulan
- Penempatan acak seluruh wilayah NKRI
- Gaji dan tunjangan tidak jelas dan clear
- Ikatan Dinas 2 tahun
- Undur diri denda Rp100 juta 🤣
JUST IN: Info dari hendry kumink (salah satu chef kubangan lumpur), dapur yang udah di-'top up' sama BGN untuk operasional cuma baru 7000 dapur (dari 25.000++ total jumlah dapur).
Emm, wow. 😶
Valid kah? Mari korek-korek lebih lanjut;)
Cristian Chivu kembali menunjukkan sikap rendah hati saat perayaan gelar Coppa Italia.
Ketika momen pengangkatan trofi berlangsung, Chivu memilih berdiri di sisi podium agar para pemain mendapat sorotan dan apresiasi penuh atas keberhasilan tim.👏🏻🏆
MERAYAKAN PORORO DARI RUMANIA
Kadang memang angka itu bukan suatu yang eksak di sepakbola, dan seringnya perjalanan hidup seorang pelatih tidak butuh barcode untuk dihargai.
Semalam, Giuseppe Meazza menjadi saksi.
Seorang pelatih yang sebelum datang ke timnya sekarang, yang jumlah matchnya (sebagai pelatih) di liga teratas masih jauh lebih sedikit dibanding total jari kaki dan jari tangan, membawa klub bernama Inter Milan meraih scudetto ke-21.
Ragu karena pengalaman minim? Jelas. Trauma? Jelas masih ada. Sudah ada di bayang-bayang para fans dan penikmat liga italia, bahwa jangan-jangan tim ini akan kembali ke masa di mana Freddy Guarin menjadi pelaku utama langkanya burung-burung beterbangan di area Milan.
Dijadiin lalapan oleh tim kota Paris plus ditinggal pelatih hebat yang money oriented tapi gamau ngaku, membuat semua berpikir:
Apa cycle Inter sudah habis? Digantinya juga sama yang belum pengalaman? Pesimis ya udah pasti.
Kompetitor makin serius. Transfer Napoli ngeri-ngeri. Milan mendatangkan the master of the dark arts. Hasil di awal musim pun seakan mencerminkan, ini pelatih sanggup ga ya? Apakah pelatih baru ini just another pelatih Penjas?
Dia tidak datang sebagai revolusioner sok jenius. Dia tidak mengubah semuanya. Dia pun (terbukti) masih naif saat laga big match. Tapi dia doang pelatih tersedia yang “PAHAM” Inter Milan.
Masuk awal tahun, momentumnya terasa pas:
Inter makin stabil di liga.
Dibikin fokus ke liga sama tim bernama Bodo.
Menang pun jadi kebiasaan.
Rival makin ga jelas.
Yang penting apa? Yak yang penting konsisten.
“Inter juara karena rivalnya pada jelek di musim ini”, ya terserah.
Berarti Inter lebih baik dong? Berarti Inter memang siap juara dengan jadi yang paling konsisten di atas dong?
Sepak bola kadang sesederhana itu, imajinasi dan demand penonton yang bikin jadi njelimet.
Simple saja. Yang paling mengerti klub, yang paling tahan tekanan, yang paling konsisten. Ya dialah yang angkat trofi.
Badai cedera, pilar utama jadi kambing hitam kegagalan Italia ke piala dunia, drama perwasitan, dan kerikil kerikil lain jadi bumbu penyedap di petualangan musim ini.
Ini bukan cuma tentang Inter yang juara.
Ini tentang satu orang yang datang tanpa banyak suara, dipandang sebelah mata, lalu pulang dengan menjawab doa.
Akhir kata
Selamat menikmati gelar ke-21, Inter Milan. Tambahan satu gelar lagi untuk melengkapi 20 (atau 19) gelar yang sudah terpatri di histori.
Dan yang terpenting
Selamat atas gelarnya Mr. Cristian “Pororo” Chivu.
Silahkan sibuk merayakan, karena yang sibuk menjelaskan itu urusan wong kalahan.
.
.
.
Saya Daniel Johns, pamit undur diri.
yap! giliran cowo jadi korban pelecehan malah disuruh keluar ama cewe trus dipiting ama satpamnya. cewe yg nyuruh keluar ga mikir ya gimana klo dia yg jadi korban pelecehan? https://t.co/HOepDMyS94