I once shared an Indomie with my dad and a can of red bull dilluted with 200ml of mineral water when i was 5, terrible parenting? Absolutely, am i happy back then? Very very happy
Oh SI TAU tuh warga sipil letaknya server optik di mana. We should be furious not only because they’re trying to pit us against each other, but also because they think we’re too dumb to notice the language of oppressors in broad daylight
Kalau Pak Prabowo bilang, “apakah adil jika anak koruptor menderita saat aset disita?”, mungkin yang lebih fair ditanya balik: adil nggak sih, kalau jutaan anak-anak Indonesia tumbuh miskin, pendidikannya nggak layak, rumahnya bocor, makannya seadanya, karena uang negara yang seharusnya buat mereka malah dikorupsi? Rakyat udah lama menderita akibat korupsi — bukan cuma dalam bentuk uang yang hilang, tapi dalam bentuk masa depan yang dirampas. Dan ya, anak koruptor juga rakyat, tapi rakyat yang lain juga punya hak untuk hidup layak tanpa harus terus dibajak oleh elite yang rakus.
Kita ngerti, mungkin ada sisi emosional saat bicara soal anak. Tapi, let’s be real — korupsi itu bukan kejahatan individual semata, itu kejahatan struktural yang efek dominonya brutal. Ekonomi stagnan karena uang pembangunan bocor. Kemiskinan meningkat karena subsidi disunat. Kualitas pendidikan jeblok karena dana BOS dimainin. Jadi, kalau negara akhirnya menyita aset, itu bukan soal balas dendam, tapi bagian dari pemulihan keadilan sosial. And sorry, justice shouldn’t be compromised just because the guilty has a family.
Yang bikin perih, Pak Prabowo sering banget orasi bawa nama rakyat. Demi rakyat, demi keadilan sosial, demi masa depan bangsa. Tapi rakyat yang mana? Karena anak petani yang putus sekolah karena dana pendidikan dikorupsi juga rakyat. Pedagang kecil yang gulung tikar karena infrastruktur nggak merata juga rakyat. Kalau negara lebih sibuk mikirin rasa kasihan pada anak koruptor, daripada mikirin anak-anak yang masa depannya hancur karena korupsi... ya narasi “demi rakyat” itu cuma tagline politik aja, bukan komitmen.
Selalu aktif, berpikir keras, serta senantiasa memutar otak agar selalu terlihat sibuk walau tidak jelas juntrungannya
Icon Indonesia bebas demensia 👏🏽👏🏽