@SBYudhoyono Alhamdulillah ketika sunsmi di aceh kami juga terlibat bersama tim berangkat dengan pesawst membawa bantuan luar biasa kami menyaksiksn pemerintahan Pak SBY lalukan upaya pemulihan wilayah yg rusak parah agar normal kembali semuanya terencana, terkontrol dan berjalan sangat cpt.
@SBYudhoyono Alhamdulillah ketika sunsmi di aceh kami juga terlibat bersama tim berangkat dengan pesawst membawa bantuan luar biasa kami menyaksiksn pemerintahan Pak SBY lalukan upaya pemulihan wilayah yg rusak parah agar normal kembali semuanya terencana, terkontrol dan berjalan sangat cpt.
Secara pribadi saya terus mengikuti dan mencermati terjadinya bencana alam di Sumatera. Perhatian saya tertuju pada seberapa parah bencana tersebut, termasuk korban jiwa serta kerusakan infrastruktur dan fasilitas publik. Juga langkah-langkah apa yang dilaksanakan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah. Saya juga mendengarkan komentar dan percakapan publik menyangkut bencana yang skalanya besar tersebut, termasuk komentar-komentar yang kritis.
Melalui media ini saya ingin menyampaikan pandangan pribadi saya terkait bencana Sumatera dan langkah-langkah penanganannya.
Penanganan bencana itu kompleks dan tidak segampang yang dibayangkan. Terutama pada fase tanggap darurat yang biasanya terjadi kelumpuhan di sana-sini. Penanganan bencana, termasuk rekonstruksi dan rehabilitasinya,memerlukan waktu. Juga diperlukan sumber daya termasuk finansial yang mencukupi. Juga diperlukan kebijakan dan master plan yang utuh. Juga tentunya pelaksanaan yang efektif. Ini semua saya dapatkan dari apa yang dilakukan oleh pemerintahan yang saya pimpin dulu dalam mengatasi bencana tsunami di Aceh dan Nias, gempa bumi di Yogya dan Padang dan sejumlah bencana alam berskala besar lainnya.
Komando dan pengendalian harus efektif, dan idealnya Presiden bisa memimpin melalui manajemen krisis yang dijalankan. Tetapi, cara dan gaya yang dipilih oleh kepala pemerintahan tidak selalu sama. Misalnya, apa yang dilakukan oleh Presiden Prabowo saat ini bisa tidak sama dengan yang saya lakukan dulu. Ini disebabkan oleh perbedaan situasi atau konteks dari bencana itu; perbedaan jenis bencana dan magnitude dari kerusakan yang ditimbulkan, serta perbedaan cara di antara para pemimpin. Saya tahu, Presiden Prabowo dengan serius terjun ke lapangan dan memberikan atensi yang penuh. Saya juga tahu, Presiden Prabowo telah mengambil sejumlah kebijakan untuk membangun kembali provinsi-provinsi di Sumatera yang mengalami bencana alam tersebut.
Sekarang ini, perhatian kita semua tertuju pada rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh, Sumut dan Sumbar, agar kondisinya pulih dan bahkan lebih baik dari sebelumnya. Ada sejumlah faktor agar rehabilitasi dan rekonstruksi berhasil, antara lain: konsep rehabilitasi dan rekonstruksi yang baik, organisasi dan kepemimpinan di lapangan yang efektif, serta implementasi dari rencana yang juga efektif. Jangan dilupakan, akuntabilitas penggunaan uang negara juga dijaga dengan baik.
Demikian pendapat saya dan mari kita dukung langkah-langkah pemerintah untuk membangun kembali Sumatera pasca bencana dan memastikan saudara-saudara kita yang terkena musibah memiliki masa depan yang baik.
*SBY*
Kamis siang (18/12), saya hadir dalam "Research and Infrastructure Open Day and Business Matchmaking 2025" dan memberikan keynote speech dengan judul: "Towards Indonesia 2045: Advancing Research & Innovation-Based Infrastructure".
Saya sangat mengapresiasi Prof. Arif Satria, Kepala @brin_indonesia beserta keluarga besar BRIN atas inisiatif kolaborasi yang luar biasa ini bersama @KemenkoInfra. Kami memiliki komitmen yang sama yaitu memajukan riset yang aplikatif untuk kebutuhan nyata di lapangan.
Saya juga sempat ditunjukkan sebuah sebuah Pesawat Udara Nirawak (PUNA) atau drone tipe Alap-alap yang dapat di-deploy untuk memetakan kerusakan infrastruktur akibat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Teknologi ini sangat membantu kami dalam menentukan skala prioritas distribusi bantuan kemanusiaan secara akurat.
Kita ingin Indonesia maju dengan topangan riset dan inovasi yang tidak hanya berkelas dunia, tetapi juga "membumi" yang memberikan solusi nyata bagi permasalahan bangsa. Terima kasih, Prof. Arif dan BRIN, sukses selalu!
Gara2 data Walhi ini pak @SBYudhoyono dan Menhut era itu dituduh paling banyak melakukan deforestasi padahal faktanya sebaliknya malah berhasil menurunkan laju deforestasi sampai 7 juta hektar lebih. Pak @ZUL_Hasan habis di sosmed. Harusnya timnya bisa bantah pakai data!
@walhinasional@PDemokrat@SBYudhoyono Bahkan dari data citra satelit bisa kita lihat deforestasi gila2an terjadi dalam 10 tahun terakhir. Silakan diamati data citra satelit yang saya bagikan berikut ini
Kami mengundang @walhinasional untuk adu debat terbuka tentang data HOAX yang mereka keluarkan. Tempat debat bisa di DPP @PDemokrat atau di tempat netral. Biar masyarat paham. Presiden @SBYudhoyono berhasil menurunkan laju deforestasi dan dapat penghargaan dari PBB dan UNEP!
Rezim SBY berhasill menurunkan angka deforestasi dari 27,82 juta hektar ketika menerima dari rezim Megawati di tahun 2004 menjadi 20,07 juta hektar di tahun 2014. Angka penurunan sekitar 7,86 juta hektar. Detail penurunan per tahun ada di slide yang saya bagikan.
Hari ini, mendampingi Presiden Prabowo meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang, Jawa Tengah. KEK ini dirancang untuk mendorong perekonomian, tidak hanya untuk Batang dan Jawa Tengah, tetapi juga untuk ekonomi nasional. KEK ini diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja, dan kesejahteraan masyarakat.
Revisi UU TNI yang baru disahkan merupakan langkah strategis dalam memperkuat pertahanan negara dan meningkatkan peran TNI dalam menghadapi dinamika ancaman yang semakin kompleks. Dengan regulasi yang lebih adaptif, TNI dapat semakin optimal dalam menjalankan tugasnya, baik dalam aspek pertahanan militer maupun dalam mendukung kepentingan strategis nasional.
Kita perlu melihat perubahan ini sebagai upaya untuk memperkuat kapasitas pertahanan tanpa mengabaikan profesionalisme prajurit dan nilai-nilai reformasi yang telah dijalankan. Keterlibatan TNI dalam berbagai sektor strategis harus dipandang sebagai bentuk pengabdian kepada negara yang tetap mengedepankan efektivitas, akuntabilitas, serta sinergi yang kokoh antara unsur pertahanan dan sipil. Dengan demikian, revisi ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran TNI dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas nasional.
Hari ini, saya mendampingi Presiden @prabowo menerima kunjungan kenegaraan Presiden Recep Tayyip Erdoğan di Istana Kepresidenan Bogor. Lawatan resmi ini juga menjadi momen bersejarah dalam peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Türkiye, menandai eratnya kerja sama yang telah terjalin selama ini.
Dalam pertemuan Dewan Kerja Sama Strategis Tingkat Tinggi, kedua negara menegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi di berbagai sektor, terutama di bidang perdagangan dan pertahanan. Nota kesepahaman yang ditandatangani hari ini menjadi langkah konkret dalam mempererat persahabatan kedua negara.
Presiden Prabowo juga mendorong percepatan implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Türkiye. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperkuat ekosistem industri, serta menciptakan peluang investasi strategis yang membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat.
Semoga hubungan Indonesia dan Türkiye semakin kokoh dan semakin menyejahterakan kedua bangsa. 🇮🇩 🇹🇷
Sejak semalam netizen terus memanas-manasi soal Hambalang dan IKN. Hampir semua kami kader Demokrat di-mention. Berharap perlakuan lalu dimana Hambalang dimangkrakkan yang tuduhannya sampai sekarang terus kena ke kami, dilawan dgn mangkrak juga. Atau minimal kami juga diharapkan mendukung proses pemangkrakan.
Kami tidak menganut aliran itu teman2 semua. Marilah kita cukupkan saling “berbalas dendam” dalam politik ini. Karena tidak ada gunanya. Krn dalam setiap proyek itu sudah ada uang negara yang masuk didalamnya. Kalau dibiarkan atau di-terbengkalaikan akan jadi terbuang percuma. Jadi lebih baik proyek apapun itu dilanjutkan dan dimaksimalkan, berdasarkan kemampuan per keadaan skrg. Ketimbang dibiarkan mangkrak apalagi dijadikan alat politik utk memukul seseorang.
Yg lalu biarlah biarlah berlalu. Skrg kami semua kader Demokrat menatap kedepan. Dimanapun posisi kami skrg berada dalam pemerintahan ini, kami akan berusaha utk menyukseskan IKN tentu saja berdasarkan kemampuan keuangan Negara yg ada skrg. Sehingga kepentingan lain juga jadi terbengkalai khususnya yg terkait dgn program prioritas Presiden di Astacita. Itulah jalan dan sikap politik yang diajarkan ideolog kami Pak SBY kpd kami semua. Dan inilah sikap kami Demokrat. Ini penting kami tegaskan agar menjadi jelas bagi semua.
Jadi maju terus pembangunan IKN sebagaimana juga telah diperintahkan dan jadi komitmen Presiden Prabowo dan juga telah disampaikan oleh Menko Infra mas AHY ke publik dalam konprensi persnya di istana bbrp hari lalu. Soal kemajuan dan progres IKN tahun ini, tentu saja akan terjadi pasca dananya dicairkan dan/atau blokirnya dibuka Kemenkeu pasca Pagu indikatifnya disahkan DPR. Sehingga pekerjaan yg sudahberlangsung dibawah berlanjut dan lelang terhadap pekerjaan baru bisa dilakukan.
Hormatku,
Jansen Sitindaon
Wasekjen Demokrat
Staffsus Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan @Herzaky__MP membahas Dampak pagar laut Tangerang.
Tegas untuk menghalau Hoax2 yang beredar di Media Sosial
Simak video lengkapnya