Dulu BBM naik
Demo kepung Istana & ancam makzulkan presiden!!
Kini Migor naik
Demo masak, yg disalahkan rakyat kalo miskin tau diri makan rebusan!!
Gak capek ditipu partai wong cilik, kapokmu kapan.. SETUJU SILAHKAN RETWEET!!
Kasus minyak goreng menjadi bukti betapa bahayanya jika pangan dikuasai oleh segelintir orang yg menjadi bagian dari oligarki.
Negara harus hadir mengamankan pangan lewat BUMN.
Tak perlu pinter menganlisa kelangkaan Minyak Goreng.
Barang langka krn:
1. Produsen tak memproduksi.
2. Bhn bakunya dijual ke LN,
3. Ada org berduit yg nimbun.
Tak perlu keliling pasar utk pembuktian.
Negeri ini memiliki instrumen kewenangan yg lengkap utk mencegah itu semua.
Kenapa data big datanya tak bisa dibuka ke publik? Harus ada pertanggungjawaban kpd masyarakat atas klaim 110 juta itu. Jgn halalkan segala cara utk melawan konstitusi.
Jika Luhut tdk mampu buktikan ucapannya maka bisa dijerat pasal penyebaran hoax yg menimbulkan keonaran dg ancaman 6th bui & UU keterbukaan informasi publik dg ancaman 1th bui
Yang setuju silahkan retweet!!
https://t.co/MGR6A3ZrKV
Jubir Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi, menyatakan tak bisa membuka soal klaim big data yang berisi percakapan 110 juta orang di media sosial mendukung penundaan Pemilu 2024. #TempoNasional https://t.co/PCeIVrwg1n