gausah dipelintir jadinya seolah olah nyuruh mundur para admin ya. konteksnya gak disana. kalian tuh admin loh, aku cuma minta tolong untuk lebih bijak lagi dalam bertindak. gaada yg lupa sama usaha usaha kalian kok tenang aja.
@aevoecadoo@itsvviii Oke but sekli lg sbnerny sgt disyngkan internal itu g perlu sampai drama ke publik, krn you know the risk & must prepare for that. Tp ya uda terlanjur. Sory if i have mistakes to you all. 🙏But thanks for all the works & good luck buat nyiapin penerus, semoga lancar transisinya.
@aevoecadoo@itsvviii Oke but sekli lg sbnerny sgt disyngkan internal itu g perlu sampai drama ke publik, krn you know the risk & must prepare for that. Tp ya uda terlanjur. Sory if i have mistakes to you all. 🙏But thanks for all the works & good luck buat nyiapin penerus, semoga lancar transisinya.
Pada akhirnya, seperti kata Pandji, “Fans are demanding, friends are understanding.” Padahal, enggak perlu berlebihan. Biasa aja. Jadikan karya yang kaunikmati kawan dalam melewati fase hidup. Lalu, anggap si pembuat karya sahabatmu, bukan idolamu. Saling menuntun, bukan menuntut
Ternyata benar, fans berasa punya hak ngatur-ngatur hidup idolanya. Nuntut ini-itu. Pas enggak dituruti, malah ngambek dan bilang “Lu terkenal juga karena ada gue.” Enggak gitu, Sayangku. Idolamu terkenal karena dia berkarya. Perihal kamu menikmati karyanya atau enggak, itu hakmu
Rony Parulian - Wals Akhir Zaman (Official Music Video) https://t.co/pDdIVhJyr2
Jangan lupa streaming guyss diyoutube maupun di spotify yuk kita naikin karya ronyy🙌🏻🤩
@aevoecadoo Silahkan aja lempar ke publik, but you know the risk.
Berpendapat ga harus nyoba, kyk berpendapat dan kritik ke pemerintah juga tidak harus mencoba jadi bagian pemerintah.
Ego kalian itu yang bikin sekarang kegiatan fanbase terganggu sebenarnya, kl kalian take it easy, biarkan semua berjalan natural, semampunya dan ga perlu ngoyo as fans sewajarnya, gw rasa fanbase akan berjalan normal dan boundaries artisnya ke fans juga terasa normal.
Intinya itu pentolan pentolan / pengurus fanbasenya Rony kayaknya ga puas, ego dan ekspektasinya ga sejalan dengan boundaries / feedback yg uda Rony kasih ke fans sampai saat twit ini dibuat.
Y kn awalnya yg mulai dr kalian pengurus fanbase sendiri krn mslh internal trs kecewa dilempar ke publik smp sarkas sgl mcem ke idola. Kl uda gitu harusnya siap nanggung segala resikonya. Kok mlh jd merasa tersakiti?
Iya kecewa tau, perasaan itu valid.
Ngefans ke idola itu hrsnya sbg pnyemngat, motivasi, ambil inspirasi postif dr idola, happy & bikin fun bkn sbg obsesi/ memaksakan ekspektasi. Kl kalian uda g dpt sisi positif dr ngefans ke idola entah apapun status kalian di perfanbase an, y buat apa? Pdhl Hdup hrs trs berjalan.
Pengurus fb Rony ibarat uda efforts bgt, tp merasa kcewa krn idola krg komunikasi & awareness alias krg feedbacknya ke fb. Berarti itu sm aja dgn ekspektasi ke idola. Kl standar ekspektasi pngurus fb trs idola uda g bisa menuhin, apa mau dipaksa berlarut larut?
Beneran sesakit hati itu di remehin rasa emosi & sikap yg di lakuin. “Harusnya bijak” “harusnya tau cara ngatasin semua masalah itu” “ya itu konsekuensinya” “telen aja”. Padahal semua poinnya uda di jelasin sejelas itu, dan ya yg di presure & di salahin cuma 1 pihak.
Jk sdh phm g sesuai ekspektasi tp ttp cb damai ditahan tahan trs, akhirnya nnti jth ke lubang mslh yg sm berulang ulang kan ga lucu. Oke jk dr fanbase brhrp agr idola berubah jd lbh baik itu blh tp sadari batasan agr tak terjebak obsesi berlebihan krn idola kalian jg manusia.