Terima kasih kepada seluruh rakyat yang telah menggunakan hak suara dengan sebaik-baiknya dalam Pemilu 2019 hari ini. Apa pun hasilnya, kita tetap bersatu dan bersaudara.
Semoga Allah SWT meridhai segenap ikhtiar kita untuk kemajuan bangsa Indonesia -- rumah kita bersama.
Jangan Golput !. Pilihan kamu menentukan nasib dan masa depan Indonesia lima tahun kedepan. Siapa pun pilihanmu, itu hak kamu yang dilindungi konstitusi. Yang terpenting, jaga Jawa Timurโฆ https://t.co/WN6fbCYKvK
Dari baju tutu dari Sulawesi Selatan, ulee balang dari Aceh, ulos dari Batak, teluk belanga dari Melayu, sampai baju Betawi, sudah saya kenakan di berbagai kesempatan.
Mengenali dan memakai berbagai busana adat itu, saya semakin bangga akan kebesaran dan keragaman Indonesia.
Perjalanan saya dari Bogor menuju Gelora Bung Karno, Senayan tersendat di jalan antara Cawang dan Semanggi. Seorang Bapak Tua tiba-tiba menyeberang jalan dan mendekati mobil yang saya tumpangi. Rupanya ia hanya ingin bersalaman.
Selamat siang, Pak. Selamat siang Indonesia.
Pemilu itu pesta demokrasi. Karena ini pesta, semua harusnya senang dan gembira. Jangan menakut-nakuti orang yang sedang gembira, menakut-nakuti rakyat, mengancam pemerintah.
Sambut Pemilu dengan suka cita dan riang gembira. Gunakan hak Anda untuk menentukan masa depan bangsa.
"MUI diminta halalkan babi panggang. Panadol adalah tisu basah yang dikeraskan. LGBT dan aborsi dilegalkan. Ular mati karena makan wajan." Ini beberapa dari ratusan hoaks sepanjang Maret 2019.
Dengan pikiran, akal sehat, dan mengecek fakta: kita tahu semua itu hoaks belaka.
Ini pesan dari Bisri Mustofa, santri Pondok Pesantren Salafi Induk Magelang, yang saya temui semalam.
Pertama, jangan lupa bahagia. Taat kepada Gusti Allah. Takzim kaleh pemerintah. Nderek kalih syekh. Tersenyum dalam keadaan apapun.
Kedua, ojo nesu. Jangan suka marah-marah.
Kalau hanya beda pilhan namun akhirnya jadi permusuhan itu namanya pola pikir yg sangat dankal / tolol. Ini pesta demokrasi bukan pesta permusuhan dengan adanya perbedaanlah yg akan membuat kita kuat. Pak @jokowi lanjut sekali lagi memimpin negri ini.
Lama berkawan lalu musuhan, lama bertetangga lalu tak saling bicara. Semua hanya karena beda pilihan. Padahal pesta demokrasi berlangsung hanya lima tahun sekali.
Pangkat, jabatan, dan kekuasaan ini fana. Persatuanlah yang abadi.
Lanjutkan pak @jokowi pembangunan di bidang pertanian akan menopang pencapaian hasil dari pertanian kita. Swatu progaram yg jenius lanjut 2 peripde pak @jokowi
Sampai 2015, Indonesia memiliki 231 bendungan, yang hanya menjangkau 11% wilayah pertanian. Bandingkan dengan China yang punya 110.000 waduk. Empat tahun ini, kita bangun 65 bendungan, sebagian sudah selesai.
Jumlahnya memang masih jauh dari memadai, tapi kita sudah memulai.
Alkhamdulillah akhirnya saudara kita yg tinggal di daerah pedalam sudah bisa menikmati listrik walau pun harus dengan tenaga surya. Saluuut untuk pak @jokowi
Lanjut 1periode lagi
Pemerintah membagikan lampu surya untuk menerangi rumah-rumah warga di daerah terluar, terpencil, terdalam -- dari Papua, NTB, Bengkulu, sampai perbatasan -- yang belum terjangkau listrik.
Lampu surya tak hanya menerangi rumah, tapi juga menyalakan harapan.
Menjajal MRT Jakarta bersama Gubernur DKI, kepala daerah sekitar Jakarta, dan warga. Saya naik dari Stasiun Bundaran HI, turun di Lebak Bulus, lalu kembali lagi. Hanya 30 menit sekali jalan.
Saya senang masyarakat antusias. Semoga begitu juga nanti setelah MRT beroperasi.