X PLEASE DO YOUR MAGIC✨
AKU MAU SPEAK UP SOAL PELECEH*N SEKSU*L YANG DILAKUIN SAMA SAPAH SATU COSPLAYER JAKARTA
PLIS INI KORBANNYA ADA YANG MASIH 13 TAHUN??!!!
Banyak yang bilang tatapan Maya Regev kepada seorang pejuang Hamas adalah tatapan jatuh cinta. Ada yang mengaitkan dengan Stockholm syndrome. Apa itu? Suatu "gangguan psikologis", di mana korban penculikan justru memiliki rasa kasih sayang dan empati terhadap pelaku penculikan. Benarkah begitu?
Tentu saya kurang tahu. Yang jelas, hal ini menguatkan bukti-bukti bahwa Pejuang Hamas memperlakukan tawanan dengan baik, karena bukan hanya peristiwa Maya Regev ini saja. Banyak kesaksian para sandera yang positif tentang Hamas. Bahkan, infonya Zionis melarang para sandera yang dibebaskan ini untuk speak up di media.
Di satu sisi, kita bisa melihat bagaimana para tentara Israel memperlakukan tawanan Palestina dengan begitu keji dan kejam. Termasuk kepada anak-anak.
Dalam perang, tawan-menawan itu suatu hal yang biasa. Yang tak biasa adalah bagaimana para tawanan diperlakukan dengan baik, bahkan diberikan makanan yang sama dengan yang dimakan para penawan. Yang tak biasa adalah bagaimana seorang penawan menggendong anak yang ditawan, membimbing masuk ke mobil, dan bersikap ramah. Yang tak biasa adalah seorang anak dengan spontan tersenyum dan melambaikan tangan saat hendak berpisah dengan penawannya.
Ya, ini bukan perang biasa. Ini perang yang penuh dengan kemuliaan akhlak dan tata krama.
Pejuang Hamas juga membebaskan 10 warga Thailand dan 1 warga Filipina dalam kesepakatan pertukaran tawanan dengan penjajah Israel. Warga Thailand itu mayoritas adalah buruh tani yang dipekerjakan oleh Israel.
Salah satu keluarga tawanan memberikan kesaksian bahwa pejuang Hamas memperlakukan saudaranya dengan baik, diberi makanan yang enak, mereka bahkan tidak disiksa dan dipukuli. "Wajahnya tampak bahagia dan dia baik-baik saja."
Emily Hand bertemu kembali dengan ayahnya setelah dibebaskan bersama tawanan lainnya oleh pejuang H4mas. Emily tampak sehat dan baik-baik saja. Memakai pakaian yang bersih dan tak ada luka-luka pada tubuhnya.
Padahal pada 11 Oktober yang lalu, ayahnya mengaku diberitahu oleh militer Israel bahwa anaknya telah meninggal dunia. Ayahnya bahkan mengatakan jika pun masih hidup, pasti diperlakukan dengan buruk yang itu lebih mengerikan daripada kematian, ditempatkan di ruang yang gelap tanpa makanan dan minuman. Video ayahnya yang bersedih karena anaknya dibunuh ini pun dijadikan bahan propaganda oleh penjajah Israel.
Tapi pada akhirnya, propaganda keji zionis itu runtuh dengan sendirinya satu demi satu....